Peristiwa

Kebakaran Rumah dan Depot Air di Alai Parak Kopi, Damkar Padang Selamatkan Aset Rp1,2 Miliar

5
×

Kebakaran Rumah dan Depot Air di Alai Parak Kopi, Damkar Padang Selamatkan Aset Rp1,2 Miliar

Sebarkan artikel ini
Kebakaran menghanguskan satu unit rumah yang juga digunakan sebagai depot air dan Warung P&D di Komplek Vila Raya Indah Blok C2, RT 002 RW 011, Kelurahan Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara, Selasa siang (9/6/2026).

PADANG — Kebakaran menghanguskan satu unit rumah yang juga digunakan sebagai depot air dan Warung P&D di Komplek Vila Raya Indah Blok C2, RT 002 RW 011, Kelurahan Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara, Selasa siang (9/6/2026).

Peristiwa tersebut mengakibatkan satu warga mengalami luka-luka dan kerugian ditaksir mencapai Rp800 juta.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Budi Payan, mengatakan laporan kejadian diterima petugas pada pukul 14.10 WIB. Satu menit kemudian armada langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian.

Petugas tiba di lokasi pada pukul 14.16 WIB. Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung hingga pukul 15.08 WIB. Lokasi kebakaran berjarak sekitar 1,8 kilometer dari Mako Damkar Kota Padang.

Baca Juga:  Curi Kabel Tower Pakai Kapak, Tim Klewang Tangkap Dua Pelaku

Berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali terlihat dari bagian dapur rumah. Saksi kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang.

“Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan,” kata Budi Payan.

Kebakaran menghanguskan satu unit rumah beserta depot air dan warung dengan luas bangunan sekitar 20 x 10 meter persegi. Bangunan tersebut milik Haryansyah (44), seorang pekerja swasta.

Sebanyak tiga kepala keluarga dengan total delapan penghuni terdampak akibat kejadian tersebut. Seluruh penghuni terpaksa mengungsi untuk sementara waktu.

Selain kerugian materiil, kebakaran juga menyebabkan seorang warga mengalami luka-luka. Korban diketahui bernama A Basli Sikumbang (82), seorang pedagang yang tinggal di lokasi kejadian.

Baca Juga:  Dampingi Titik Soeharto, Alex Indra Lukman Jamin Penanganan Darurat Berjalan Baik

Budi Payan menjelaskan kondisi di lapangan cukup menantang karena lokasi berada di kawasan permukiman padat penduduk. Banyak warga berkumpul di sekitar lokasi dan akses jalan menuju titik kebakaran relatif sempit.

“Kami mengerahkan delapan unit armada dan 90 personel untuk melakukan pemadaman. Berkat penanganan cepat petugas, sekitar 10 bangunan di sekitar lokasi berhasil diselamatkan dengan nilai aset yang terselamatkan diperkirakan mencapai Rp1,2 miliar,” ujar Budi Payan.

Menurutnya, luas kawasan yang berpotensi terdampak mencapai sekitar 50 x 50 meter persegi. Kecepatan respons petugas menjadi faktor penting dalam mencegah api meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi kebakaran. (Bdr)