PADANG – Kebakaran melahap lahan kosong seluas dua hektar dan satu unit rumah warga di Perumahan Pondok Indah Permai Blok A 19, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Jumat (24/7/2026) sore. Kobaran api yang berkobar cepat menjelang petang sempat memicu kepanikan warga di kawasan pemukiman padat tersebut.
Laporan peristiwa amuk si jago merah masuk ke Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang pada pukul 18.16 WIB. Menanggapi situasi darurat, regu pemadam langsung bergerak cepat dari Mako 113 dan tiba di lokasi kejadian hanya dalam waktu tujuh menit.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Budi Payan mendampingi langsung upaya pemadaman di lapangan. Petugas harus menembus akses jalan sempit dan kerumunan warga untuk mengisolasi kobaran api agar tidak meluas ke bangunan sekitar.
Sebanyak 6 unit armada pemadam dan 70 personel tangguh dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan kobaran api. Kerja keras tim di lapangan berhasil menjinakkan si jago merah hingga penanganan selesai sepenuhnya pada pukul 19.25 WIB.
Peristiwa ini berawal saat seorang saksi mata melihat kobaran api sudah membesar dari arah lahan kosong di belakang rumah korban, Nurmawidah (52). Saksi kemudian merespons cepat dengan menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Budi mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp50 juta.
“Petugas di lapangan bekerja cepat mengisolasi pergerakan api sehingga berhasil menyelamatkan 10 unit bangunan sekitar dengan estimasi nilai aset mencapai Rp1 miliar. Penyebab pasti kebakaran saat ini masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang,” ujar Budi.
Ia juga mengimbau seluruh masyarakat Kota Padang agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang bersumber dari pembakaran sampah di lahan kosong dekat pemukiman.
“Kami mengingatkan warga untuk tidak membakar sampah atau merokok di area lahan kering. Kelalaian kecil dapat memicu kebakaran besar yang membahayakan lingkungan pemukiman,” kata dia. (Bdr)







