Umum

Tumbuhan Rasa Cinta Tanah Air, Evi Yandri Segera Pimpin Ekspedisi Padang – Solok

541
×

Tumbuhan Rasa Cinta Tanah Air, Evi Yandri Segera Pimpin Ekspedisi Padang – Solok

Sebarkan artikel ini

PADANG – Guna menumbuhkan rasa cinta tanah air, sekaligus menelusuri jejak jejak perlintasan para pejuang, segera dilaksanakan kegiatan Ekspedisi Padang – Solok, 9-14 Desember 2022.

Rombongan tim ekspedisi yang melibatkan lebih kurang sekitar 35 personal ini akan melakukan star dari Guo Lubuk Timpuruang Kuranji Kota Padang dengan rute Bukit Nurjida menuju menuju Koto Sani Kabupaten Solok.

Puluhan orang yang terlibat dalam rombongan ini terdiri dari, Mapala, Kelompok Pecinta Alam (KPA), Aktivis Lingkungan Arkeologi, Pembaca Peta Lama, Kasi Cagar Budaya dan Permuseuman Dikbud Kota Padang.

“Selain itu juga melibatkan
Tim Pemetaan dan Eksplorasi Tambang. Dan Tim Jelajah Cagar Budaya Kota Padang,
Komunitas Flora dan Fauna
Komunitas Pecinta Reptil dan Ampibi,” ucap Anggota Komisi IV DPRD Sumbar Evi Yandri Rajo Budiman, Rabu (7/12/2022).

Dikatakan Evi Yandri, kegiatan ini tidak saja untuk sekadar melewati jalur setapak Padang – Solok atau hanya sekadar masuk hutan keluar hutan di Bukit Barisan di Sumbar. Akan tetapi, kegiatan ini merupakan untuk menumbuhkan dan mempertebal rasa cinta akan tanah air dengan mencoba menelusuri jejak-jejak perlintasan yang pernah dilalui para pejuang negeri ini. Apakah itu pejuang sebelum kemerdekaan maupun pasca kemerdekaan dalam mempertahankan Kemerdekaan RI.

Baca Juga:  Membangun Sumbar Butuh Anggaran Memdadai, SDM yang Handal dan Profesional 

“Penelusuran tentu banyak hal yang kita harapkan dapat ditemukan, baik itu yang berkaitan dengan sisa-sisa perjuangan, flora fauna, potensi wisata alam atau potensi kekayaan alam lainnya,” ujar Evi Yandri.

Ditambahkan Evi Yandri, jalur penelusuran Padang – Solok masyarakat Kota Padang pada tempo dulu juga menyebutnya jalur Padang – Darek.. Karena, kawasan Kabupaten Solok tersebut masyarakat Kota Padang sebagai kawasan Darek. Karena secara historis masyarakat Kota Padang berasal dari Darek (Solok). “Tentu secara tidak langsung ekspedisi ini tak terlepas dalam menapak kembali historis eksodusnya masyarakat Solok tempo dulu ke kawasan Kota Padang yang disebut rantau,” kata Evis Yandri.

Karena, warga Kota Padang terutama yang bermukim di Padang Pinggiran Kota (Papiko), yang meliputi dari Koto Tangah, Pauh IX Kuranji, Pauh V Kecanatan Pauh, merupakan berasal dari Kabupaten Solok.

Baca Juga:  Jelang Sholat Ied, Masjid Ar-Raudhah Serahkan Santunan Anak Yatim dan Salurkan Zakat Fitrah

Pernah Ditempuh Solok- Padang

Sebelumnya, jalur ini pernah dilakukan ekspedisi napak tilas dari Solok – Padang. Sedangkan, jalur Kota Padang – Solok baru kali pertama yang akan dipimpin anggota DPRD Sumbar Evi Yandri Rajo Budiman.

Walaupun sempat ditempuh pendahulu sebelumnya, medan rutenya tak terbantahkan sangat menantang dan ekstrem. Tentu hal ini cukup nanarik dan memicu adrenalin generasi muda yang terlibat dalam rombongan ini.

Sementara, rute Solok – Padang sudah pernah dinapaktilas rombongan yang berjumlah 116 orang yang dipimpin Bupati Solok Gamawan Fauzi, 11 Agustus 1998 menapak tilas dari Nagari Paninggahan dan berakhir di Lubuk Alung , Padangpariaman. Rombongan selamat walaupun sempat tersesat.

Kemudian, juga dilaksanakan napak tilas rute dari Solok – Padang, rombongan berjumlah 40 orang yang terdiri dari warga Nagari Koto Sani, Kecamatan X Koto Singkarak, yang dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Solok, Syafri Dt Siri Marajo. Rabu (29/5/2013). Rombongan ini sukses sampai di Kota Padang, tetapi juga sempat tersesat.(drd)