Peristiwa

Dengan Dentuman Keras, Gunung Marapi Erupsi Lagi

671
×

Dengan Dentuman Keras, Gunung Marapi Erupsi Lagi

Sebarkan artikel ini
Erupsi Gunung Marapi.Junis

PADANG – Sabtu siang (30/12/2023) Gunung Marapi kembali mengalami erupsi. Erupsi diiringi dentuman keras terdengar hingga ke pemukiman warga.

Erupsi diperkirakan pukul 06.03 WIB. Menjadi perhatian warga Agam hingga Kota Bukittinggi pada

“Berdentum hanya sekali, keras, sampai anak-anak terbangun dari tidurnya. Tidak ada goyangan seperti gempa, hanya dentuman yang sangat jelas terdengar mengagetkan,” kata seorang warga Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam, Yanti (43).

Dikatakannya, saat dentuman keras ia langsung melihat ke arah Marapi dari arah Kecamatan Sungai Puar.

“Juga terlihat letusan Marapi dengan asap hitam pekat membumbung tinggi,” kata Wali Nagari atau Kepala Desa Bukit Batabuah Firdaus.

Baca Juga:  Wawako Marfendi Meminta Agar Wartawan Dapat Memposisikan Diri Untuk Semua Orang dan Golongan Dalam Memuat Berita

Kecamatan Ampek Angkek, Kecamatan Sungai Puar dan Kecamatan Candung menjadi daerah terdekat di Kabupaten Agam dari puncak Gunung Marapi.

Sementara dari arah Kota Bukittinggi, letusan Gunung Marapi tidak teramati dengan kondisi kabut tebal saat dentuman terjadi.

Petugas pengamat gunung api (PGA) Marapi Teguh Purnomo menyebutkan dalam catatan resminya Gunung Marapi meletus pada jam 06.03 WIB namun tinggi kolom abu tidak teramati.

Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 31 mm dan durasi sementara ini 56 detik.

“Terdengar suara dentuman, erupsi masih berlangsung saat laporan sedang dibuat. Marapi berada pada Status Level II (waspada) dengan rekomendasi warga menjauhi kawasan di radius tiga kilometer dari puncak,” kata Teguh.

Baca Juga:  Bupati Lantik Pengurus TP PKK Tanah Datar 2025 - 2030

Masyarakat yang bermukim di sekitar lembah aliran sungai yang berhulu di puncak Marapi diimbau agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya lahar yang dapat terjadi,” ujarnya.

Petugas PGA juga mencatat terjadi 134 letusan dan 534 hembusan sejak Marapi erupsi pertama kali mengalami erupsi pada Minggu (3/12) lalu.

Aktivitas Marapi mengalami siklus naik turun sepanjang Desember ini dengan menimbulkan korban jiwa 24 orang dari kalangan pendaki gunung yang terjebak saat Marapi mengalami erupsi. (Bdr/ant)