Sumatera Barat

HUT Polhut ke-59, Gubernur Sumbar Tegaskan Sinergi Jaga Hutan

91
×

HUT Polhut ke-59, Gubernur Sumbar Tegaskan Sinergi Jaga Hutan

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun Polisi Kehutanan ke-59 di halaman Kantor Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat, Senin (22/11/2025).

PADANG – Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun Polisi Kehutanan ke-59 di halaman Kantor Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat, Senin (22/11/2025). Gubernur membacakan sambutan Menteri Kehutanan Republik Indonesia Raja Juli Antoni.

Menteri Kehutanan menyampaikan apresiasi atas dedikasi Polisi Kehutanan dalam menjaga kedaulatan ekosistem sumber daya alam hutan Indonesia. Tugas Polisi Kehutanan dinilai memiliki risiko tinggi dan menuntut komitmen kuat.

Polisi Kehutanan menjalankan tugas di wilayah terpencil dengan keterbatasan sarana. Ancaman keselamatan dan risiko hukum menjadi bagian dari pekerjaan. Kesalahan penerapan standar operasional berpotensi berimplikasi hukum dan membahayakan jiwa.

“Profesi ini memiliki risiko besar. Polisi Kehutanan bertugas di wilayah terpencil dengan keterbatasan sarana. Ancaman keselamatan dan risiko hukum selalu mengintai,” ujar Raja Juli Antoni.

Baca Juga:  Mahyeldi Bahas Penguatan Sektor Unggulan Bersama BPS Sumbar

Polisi Kehutanan tidak hanya mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif. Kewenangan penindakan hukum juga melekat, meliputi aspek administratif, perdata, dan pidana.

Peringatan HUT Polhut ke-59 mengusung tema Sinergi Menjaga Hutan, Kolaborasi Membangun Negeri. Tema tersebut menegaskan pentingnya kerja sama lintas aparat, lintas sektor, dan lintas daerah dalam menjaga kelestarian hutan.

Mahyeldi menekankan pemahaman menyeluruh terhadap tugas, fungsi, dan wewenang seluruh jajaran Dinas Kehutanan dan Polisi Kehutanan. Profesionalisme dan integritas menjadi fondasi utama pelaksanaan tugas.

“Perkuat koordinasi dengan Forkopimda dalam pengawasan kawasan hutan dan aktivitas pertambangan ilegal di dalam kawasan hutan,” ujar Mahyeldi Ansharullah.

Pada akhir kegiatan, Mahyeldi menyerahkan bantuan kemanusiaan dari Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat kepada perwakilan Polisi Kehutanan. Bantuan berupa 1,9 ton beras, mi instan, serta perlengkapan kebutuhan dasar untuk masyarakat terdampak bencana alam.(Bdr)

Baca Juga:  Sikapi Kondisi Nasional Belakangan ini, Dankodaeral II Hadiri FGD Bersama Forkopimda Sumbar