Sumatera Barat

BP Taskin Prioritaskan Sumbar Pascabanjir, Cegah Kantong Kemiskinan Baru

81
×

BP Taskin Prioritaskan Sumbar Pascabanjir, Cegah Kantong Kemiskinan Baru

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi menerima Deputi Bidang Percepatan Pemberdayaan Kapasitas dan Penyediaan Akses BP Taskin Novrizal Tahar di Auditorium Gubernuran Sumbar, 19 Desember 2025.Ist

PADANG – Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) memprioritaskan daerah terdampak banjir di Sumatera dalam program percepatan pengentasan kemiskinan. Sumatera Barat masuk wilayah utama karena 16 dari 19 kabupaten dan kota terdampak bencana banjir.

BP Taskin menilai banjir berpotensi memicu munculnya kantong-kantong kemiskinan baru. Kondisi tersebut membutuhkan penanganan cepat melalui kolaborasi lintas kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah.

Tim BP Taskin melakukan pertemuan dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sumatera Barat pada 19 Desember untuk menindaklanjuti pemutakhiran data dampak bencana dan kerusakan wilayah. Tim diterima Sekretaris BPBD Sumbar Ilhamsyah.

Kegiatan dilanjutkan dengan pertemuan bersama Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi. Pertemuan dipimpin Deputi Bidang Percepatan Pemberdayaan Kapasitas dan Penyediaan Akses BP Taskin Novrizal Tahar.

Baca Juga:  Bamus Jadwalkan Pelantikan Anggota DPRD Sumbar 2024 - 2029, 28 Agustus

“Kunjungan kerja ini menunjukkan keseriusan BP Taskin mencegah munculnya kantong kemiskinan baru akibat bencana. Sinergi lintas kementerian, lembaga, serta kepala daerah menjadi kunci percepatan pemulihan,” kata Novrizal Tahar.

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi menyambut positif langkah BP Taskin. Pemerintah daerah menilai kehadiran BP Taskin memberi harapan percepatan pemulihan pascabencana dan pengendalian peningkatan angka kemiskinan.

“Pemulihan pascabencana harus dilakukan bersama agar prosesnya lebih cepat dan tepat sasaran,” ujar Mahyeldi.

Usai pertemuan, tim BP Taskin melakukan kunjungan lapangan ke Kecamatan Pauh, Kota Padang. Tim meninjau SMP Negeri 44 yang menjadi lokasi pengungsian korban banjir.

Tim diterima Camat Pauh Titin. BP Taskin menyerahkan bingkisan sebagai bentuk solidaritas serta komitmen pendampingan pemulihan pascabencana.

Baca Juga:  Satu Alumni dengan Chairul Tanjung, Vasko Ruseimy Dipuji Senior

Kunjungan dilanjutkan ke Kabupaten Padang Pariaman. Tim diterima Bupati Padang Pariaman Jon Kennedy Azis. Bupati menyampaikan persoalan hilangnya lahan pertanian warga akibat endapan lumpur banjir.

Endapan tersebut menutup lahan dan menghilangkan batas kepemilikan, sehingga menyulitkan pemulihan ekonomi masyarakat terdampak.

“BP Taskin akan mendampingi dan membantu mencarikan solusi konkret, termasuk penanganan lahan pertanian yang hilang akibat bencana,” kata Novrizal Tahar. (Bdr)