BudayaSumatera Barat

Gubernur Mahyeldi Serahkan Hewan Kurban di Daerah Terdampak Bencana

51
×

Gubernur Mahyeldi Serahkan Hewan Kurban di Daerah Terdampak Bencana

Sebarkan artikel ini
Gubernur Mahyeldi menyerahkan hewan kurban dari ASN Pemprov Sumbar dan BUMD di Nagari Parambahan, Lima Kaum, Kabupaten Tanah Datar, Selasa (18/6).Ist

PADANG – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah, menyerahkan sapi kurban pada daerah terdampak bencana di Nagari Parambahan, Lima Kaum, Kabupaten Tanah Datar, Selasa (18/6). Kurban tersebut merupakan kegiatan Tebar Kurban ASN dan BUMD Pemprov Sumbar

Tahun ini, Pemprov menyalurkan total 83 ekor hewan kurban. Jumlah itu terdiri dari sebanyak 78 ekor sapi dan 5 ekor kambing. Berasal dari kurban ASN Pemprov Sumbar sebanyak 68 ekor sapi, dari BUMD 10 ekor sapi serta 5 ekor kambing.

Pendistribusian hewan qurban tersebut dilakukan pada 15 titik oleh 15 tim yang diantaranya dipimpin langsung oleh Gubernur Sumbar, Mahyeldi, Wagub Audy Joinaldy, dan Sekdaprov Sumbar Hansastri.

BACA JUGA  Wagub Sumbar Audy Joinaldy dan Gapopin Bagikan 300 Kacamata Gratis di Mentawai

Di Nagari Parambahan, Kecamatan Limo Kaum, Kabupaten Tanah Datar, Mahyeldi menyerahkan bantuan hewan qurban berupa 2 ekor sapi dan 5 ekor kambing.

Nagari Parambahan merupakan salah satu kawasan paling parah terdampak bencana banjir bandang pada Mei lalu. Di kawasan ini, tercatat sebanyak 22 rumah hilang, 9 warga meninggal, serta merusak infrastruktur lainnya, termasuk bendungan dan irigasi pertanian.

“Alhamdulillah telah diterima oleh Wali Nagari Parambahan. Kawasan ini sebelumnya juga salah satu daerah yang terdampak bencana alam,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Mahyeldi menjelaskan ibadah kurban pada Hari Raya Idul Adha diharapkan terus menggugah rasa kepedulian sosial masyarakat. Terutama kalangan yang berlebih secara ekonomi, sehingga dapat menyisihkan sebagian rezekinya. Bahkan, hal itu juga termasuk membantu usaha pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan.

BACA JUGA  Puluhan Perguruan Silek di Padang Pariaman Dukung Nasrul Abit Jadi Gubernur

“Dengan tergugahnya kepedulian sosial secara bersama-sama dengan pemerintah, InsyaAllah persoalan kemiskinan di Sumbar bisa diatasi. Selain berqurban, kita juga bisa saling membantu dalam bentuk beasiswa bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, bisa dengan mendirikan sekolah, atau bantuan-bantuan lain,” katanya lagi.

Mahyeldi juga mengungkapkan Pemprov Sumbar telah menginisiasi dan melaksanakan sejumlah program untuk mengentaskan kemiskinan dan kemiskinan ekstrem. Melalui berbagai program yang dijalankan, jumlah kemiskinan ekstrem di Sumbar terus menurun. Berdasarkan data BPS, pada Maret tahun 2023 kemiskinan ekstrem Sumbar turun dari 0.77 persen (43.671 jiwa) menjadi 0.41 persen (23.253 jiwa).

Comment