Sumatera Barat

Mahyeldi: Idul Adha Momentum Meneguhkan Keikhlasan dan Kepedulian Sosial

13
×

Mahyeldi: Idul Adha Momentum Meneguhkan Keikhlasan dan Kepedulian Sosial

Sebarkan artikel ini
Gubernur Mahyeldi Ansharullah melaksanakan Shalat Idul Adha 1447 Hijriah/2026 M bersama ribuan masyarakat di halaman Kantor Gubernur Sumatera Barat, Rabu (27/5/2026).Ist

PADANG — Gubernur Mahyeldi Ansharullah melaksanakan Shalat Idul Adha 1447 Hijriah/2026 M bersama ribuan masyarakat di halaman Kantor Gubernur Sumatera Barat, Rabu (27/5/2026).

Pelaksanaan Shalat Idul Adha yang digelar Pemerintah Provinsi Sumbar tahun ini mengangkat tema “Spirit Kurban Merawat Alam dan Kemanusiaan”.

Suasana khidmat dan penuh kebersamaan mewarnai pelaksanaan ibadah yang turut dihadiri unsur Forkopimda, ASN, tokoh masyarakat, serta masyarakat umum dari berbagai daerah.

Bertindak sebagai imam shalat yakni Muhammad Fathoni yang merupakan Imam Masjid Raya Syekh Khatib Al-Minangkabawi. Sementara khutbah disampaikan Wakil Rektor I UIN Bukittinggi, Afrinaldi.

Dalam sambutannya, Mahyeldi menegaskan Hari Raya Idul Adha bukan sekadar momentum ibadah kurban, tetapi juga sarana meneguhkan nilai keikhlasan, pengorbanan, dan ketaatan kepada Allah SWT.

“Melalui keteladanan Nabi Ibrahim A.S dan Nabi Ismail A.S, kita belajar bahwa iman harus ditempatkan di atas segala kepentingan duniawi. Pengorbanan yang dilakukan karena Allah SWT tidak akan pernah sia-sia,” ujarnya.

Baca Juga:  Gubernur Mahyeldi Apresiasi PT Charoen Pokphan Salurkan 50 Ribu Butir Telur ke Pessel dan Pariaman

Menurutnya, semangat berkurban harus diwujudkan melalui kepedulian sosial, memperkuat ukhuwah, membantu masyarakat yang membutuhkan, serta menghadirkan manfaat nyata bagi sesama.

Mahyeldi mengatakan nilai-nilai Idul Adha sangat relevan dengan kehidupan masyarakat Minangkabau yang menjunjung filosofi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.

Karena itu, semangat gotong royong, kebersamaan, dan kepedulian sosial perlu terus dirawat di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

Gubernur juga menegaskan Pemerintah Provinsi Sumbar terus mendorong pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada kemajuan fisik, tetapi juga penguatan nilai keagamaan dan karakter masyarakat.

“Kemajuan daerah akan kokoh apabila dibangun di atas pondasi iman, akhlak, dan persatuan,” katanya.

Terkait tema Idul Adha tahun ini, Mahyeldi menjelaskan ibadah kurban juga memiliki dimensi sosial dan ekologis.

Menurutnya, merawat alam berarti menjaga lingkungan secara berkelanjutan, termasuk dalam pengelolaan hewan kurban dan distribusi daging yang lebih ramah lingkungan.

Dia mengajak masyarakat mulai membiasakan penggunaan bahan yang ramah lingkungan serta meminimalisir penggunaan plastik sekali pakai dalam pelaksanaan kurban.

Baca Juga:  Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat di Sumbar Patut Dipertahankan

Pada kesempatan itu, Mahyeldi menyampaikan Pemerintah Provinsi Sumbar bersama BUMD dan berbagai mitra menyalurkan sebanyak 140 ekor sapi dan 33 ekor kambing kurban ke berbagai kabupaten dan kota di Sumbar.

“Semoga bantuan dan amanah kurban ini dapat memberikan manfaat, mempererat ukhuwah Islamiah, serta menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat yang menerima,” ucapnya.

Mahyeldi juga mengajak seluruh masyarakat Sumbar menjaga persaudaraan, memperkuat solidaritas sosial, serta menciptakan suasana daerah yang aman, damai, dan penuh keberkahan.

Di akhir sambutannya, dia menyampaikan apresiasi kepada PHBI, panitia pelaksana, aparat keamanan, tenaga kesehatan, petugas kebersihan, serta seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan Shalat Iduladha sehingga berjalan lancar dan khidmat.

“Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan keberkahan-Nya kepada Ranah Minang yang kita cintai ini, serta menjadikan Sumatera Barat sebagai daerah yang madani, maju, dan bermartabat,” tutupnya. (Bdr)