Hukum

Lapas Suliki Luncurkan Program Masuk Napi Keluar Santri

844
×

Lapas Suliki Luncurkan Program Masuk Napi Keluar Santri

Sebarkan artikel ini
Gubernur Mahyeldi menerima Kalapas Suliki, Kamesworo di kediamannya Rabu (22/2).Ist

PADANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat memberi dukungan penuh kepada Kepala Lapas Kelas III Suliki Kabupaten 50 Kota yang akan meresmikan Lapas Berbasis Pesantren di Lapas kelas III Suliki. Karena ini merupakan inovasi baru dan sangat sesuai dengan filosofi Minangkabau, Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah.

Dukungan ini disampaikan oleh Gubernur Mahyeldi pada saat menyambut audiensi Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Suliki, Kemesworo, di komplek kediaman Gubernur Sumbar, Rabu (22/2).

Lapas Suliki saat ini memiliki program Pesantren, dimana warga binaan diberikan program pendidikan agama layaknya pesantren setiap hari. Ada pelajaran aqidah, akhlak, tarikh Islam, ibadah, tahsin dan tahfiz Qur’an.

Kegiatan ini merupakan tambahan dari program Lapas sebelumnya yang lebih berkisar kepada pembekalan keterampilan bagi warga lapas. Disamping itu lapas juga membuat program hapus tato, bagi warga binaan yang memiliki tato.

Baca Juga:  Kejagung Temukan Catatan Permintaan Putusan Lepas Kasus CPO di Rumah MS

“Inovasi Kalapas Suliki ini perlu didukung dan kita bantu secara bersama, baik pemerintah propinsi maupun pemerintah kabupaten, selain merupakan program yang baru, manfaatnya sudah sangat nyata bagi masyarakat, warga binaan masuk lapas dengan kejahatan keluara lapas dengan segala kebaikan,” ungkapnya.

Mahyeldi menambahkan, dengan adanya program Lapas Pesantren dengan kurikulum dan mata pelajaran yang teratur diharapkan para warga binaan siap kembali bergabung bersama masyarakat dengan segala kebaikannya, bisa menjadi muazzin, guru mengaji, bahkan menjadi imam sholat di masjid atau mushalla tempat mereka.

Kalapas Suliki, Kamesworo mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan Mahyeldi, dia merasa sangat terdorong apalagi pemerintah propinsi siap mensupport kegiatan tersebut. Lapas Suliki juga akan membantu fasilitas yang di perlukan Lapas.

Baca Juga:  Pemkab Bersama Forkopimda Tanah Datar dan Panjang Panjang Bahas Persiapan Arus Mudik Lebaran

“Terima kasih kepada Buya beserta jajaran yang menyambut kami, insya Allah kami akan berikan program terbaik untuk Sumatera Barat atau pun Lima Puluh Kota secara khusus. Dan berkenan Buya mampir dan berprogram di Lapas Suliki. Dimana warga binaan diberikan pendidikan agama, sehigga menjadi masuk napi keluar santri,” imbuhnya.

Kabag Makopim Biro Administrasi Setdaprov Sumbar, Marwansyah yang hadir mendampingi Gubernur menambahkan, InsyaAllah Pemprov akan memfasilitasi alat penghapus tato dan juga merencanakan legiatan singgah sahur untuk makan sahur bersama warga binaan pada Ramadhan mendatang.

“Kita harap kegiatan ini berjalan lancar, termasuk peresmian Lapas Pesantren ini pada tanggal 6 Maret 2023, yang akan dihadiri oleh Gubernur Sumatera Barat, Kanwil Kemenkumham dan Bupati 50 Kota,”harapnya.(Bdr)