Olahraga

Deteksi Bakat Sejak Dini, Pemkab Pasaman Siapkan Pondasi Atlet Masa Depan dari Sekolah

1
×

Deteksi Bakat Sejak Dini, Pemkab Pasaman Siapkan Pondasi Atlet Masa Depan dari Sekolah

Sebarkan artikel ini

PASAMAN — Pemkab Pasaman serius membangun pondasi olahraga daerah melalui kegiatan deteksi bakat olahraga bagi siswa SD/MIN se-Kabupaten Pasaman dengan melakukan tes deteksi bakat kepada 7000 orang peserta didik.

Tahap pertama dilakukan pada tujuh kecamatan, sekaligus melakukan pelatihan instruktur identifikasi bakat kepada guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) se-Kabupaten Pasaman Tahun 2026.

Kegiatan yang digelar di GOR Tuanku Rao, Lubuk Sikaping,  Sabtu (22/5/2026), merupakan komitmen Pemkab Pasaman untuk menemukan dan mempersiapkan calon bibit atlet unggul masa depan dan rangkaian pembukaan secara resmi menandai bahwa kedua kegiatan penting dalam membangun ekosistem keolahragaan berdasarkan sport science serta menjadi langkah strategis dalam memetakan potensi cabang olahraga peserta didik di Pasaman untuk dibina secara lebih terarah dan berkelanjutan.

Program itu juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem pembinaan olahraga usia dini, sekaligus mencari bibit atlet potensial dari lingkungan sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah negeri (MIN).

Bupati Pasaman, Welly Suhery, menegaskan bahwa sistem deteksi dan identifikasi bakat olahraga memiliki arti penting dalam menyiapkan masa depan olahraga daerah.

“Deteksi dan pelatihan sistem identifikasi bakat ini memiliki arti yang sangat strategis dalam menyiapkan generasi calon olahragawan unggul untuk mendapatkan pembinaan yang terarah sejak dini. Pemetaan potensi anak-anak Pasaman mulai disiapkan, sehingga memudahkan berbagai pihak, khususnya guru, orang tua, pelatih, klub sampai Koni setempat dapat memanfaatkan data hasil deteksi bakat ini” ujar Welly dalam sambutannya.

Baca Juga:  Dispora Sumbar Bagikan Bonus Atlet Berprestasi 2019 Sebesar Rp 1,6 Miliar

Ia juga mengungkapkan bahwa olahraga bukan sekedar aktivitas fisik, seperti yang kita lihat secara kasat mata. Olahraga juga dapat melatih sikap dan mental untuk menjadi karakter yang baik dan melihat melihat kemampuan dan potensi peserta didik sejak dini.

Ia menambahkan, pembinaan olahraga usia dini menjadi pondasi utama dalam mencetak atlet berprestasi yang nantinya mampu mengharumkan nama Kabupaten Pasaman di tingkat provinsi maupun nasional.

“Dari sekolah dan pembinaan usia dini inilah masa depan olahraga Pasaman sedang dipersiapkan,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan apresiasi kepada anggota DPRD Sumbar dari Komisi V yang berasal dari Dapil Pasaman, Salamat Simamora, atas perhatian dan dukungannya terhadap pengembangan pendidikan dan Pembangunan kolahragaan di Kabupaten Pasaman.

Kegiatan deteksi bakat olahraga murid SD/MI dan pelatihan instruktur sistem identifikasi bakat kepada guru penjas ini diketahui bersumber dari dana pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD Sumbar.

Apresiasi serupa turut diberikan Bupati Pasaman kepada Yayasan Sekolah Olahraga Padang yang menjadi pelaksana kedua kegiatan tersebut.

Secara terpisah Anggota DPRD Sumbar, Salamat Simamora, menyampaikan terima kasihnya atas apresiasi yang tinggi dari Bupati Pasaman, Sekda Pasaman, Yudesri, M.Si, yang telah mengkoordinasikan kegiatan yang penting ini di Pasaman.

Baca Juga:  7 Pengkot Cabor di Padang Bahas Pembinaan Atlet Berprestasi dengan Dispora

“Disisi lain ucapan terimakasih atas atensi Kepala Dinas Pendidikan, Muslim, M.Pd beserta jajaran, dengan dukungan sepenuhnya kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik, juga kepada Kadisparporabud Pasaman , Aprialdi Said, S.H yang turut mendukung kegiatan ini,’ jelasnya.

Lebih lanjut dikemukakan Selamat Simamora, bahwa dengan kegiatan ini nantinya Pemerintah Pasaman akan memiliki big data ke-berbakatan olahraga calon atlet pada berbagai cabang olahraga di Pasaman.

“insyaallah ditemukan calon bibit atlet unggul level internasional dari kegiatan ini,” ungkapnya.

Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan peraturan presiden 86 tahun 2021, tentang desain besar olahraga, yang mentargetkan pada tahun 2025-2030 akan dilakukan deteksi bakat terhadap 250.000 calon bibit atlet.

Dalam rangkaian mempersiapkan atlet nasional untuk menyongsong Indonesia menjadi tuan rumah olimpiade dimasa datang.

Pemkab Pasaman berharap program identifikasi bakat olahraga tersebut menjadi langkah awal lahirnya atlet-atlet potensial yang mampu membawa prestasi dan mengharumkan nama daerah di masa mendatang.

“Sekolah merupakan titik awal penting dalam membentuk masa depan olahraga daerah. Karena itu, guru PJOK memiliki peran sentral dalam melihat, mengenali, dan mengembangkan kemampuan peserta didik sejak dini. Untuk itu melalui Deteksi Bakat Temukan bakal calon atlet unggul di Pasaman.”ujarnya. .(drd)