Umum

Di Tengah Wabah Covid-19, Kota Padang Torehkan Prestasi Nasional

94
×

Di Tengah Wabah Covid-19, Kota Padang Torehkan Prestasi Nasional

Sebarkan artikel ini

PADANG – Di tengah pandemi virus corona atau Covid-19 yang tengah mewabah, kabar gembira diterima Kota Padang, dengan meraih terbaik 3 dalam Perencanaan dan Kinerja Pembangunan Nasional 2020. Kota Padang meraih posisi tiga, setelah Kota Semarang terbaik 1 dan Kota Jogjakarta terbaik 2.

Penghargaan itu pun diterima langsung Wali Kota Padang Mahyeldi pada momen penganugerahan di dalam kegiatan pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2020 Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2021 lewat video conference, Kamis (30/4/2020).

Wako Mahyeldi melalui Vidcon mengikuti rapat pembukaan Musrenbangnas 2020 RPKD 2021 dengan Presiden Jokowi

Musrenbang lewat jarak jauh itu dibuka secara resmi Presiden Joko Widodo langsung dari Istana Negara. Juga diikuti Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Kepala Bappenas) Suharso Monoarfa serta sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju dan pejabat di Pusat lainnya.

BACA JUGA  DLHK Padang Apresiasi MTsN 3, yang Turut Peduli Tanggulangi Sampah

Wali Kota Padang Mahyeldi usai penganugerahan penghargaan mengatakan, atas nama Pemko Padang tentu sangat bersyukur Pemko Padang bisa menerima penghargaan istimewa dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian PPN/Bappenas.

Alhamdulillah, kita diberikan apresiasi dalam bentuk Anugerah Pangripta Nusantara (APN) atau Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) untuk Pemerintah Daerah, baik Provinsi, Kabupaten, dan Kota yang telah menunjukkan kinerja dengan baik dalam bidang perencanaan pembangunan. Selaku mewakili Provinsi Sumbar, kita sukses meraih terbaik 3 dari seluruh kota se-Indonesia,” ungkap Mahyeldi didampingi Kepala Bappeda Medi Iswandi dan Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Amrizal Rengganis.

Wako menyebutkan, berkat prestasi ini selain menerima piala dan piagam, Pemko Padang juga diberikan insentif dalam bentuk Insentif Fiskal dan peningkatan SDM aparatur daerah.

BACA JUGA  Danlantamal II Padang Minum Kopi Bareng dengan PPAL di Mako Pomal 

Dijelaskan, Insentif fiskal yang cukup besar diberikan melalui pemberian Dana Insentif Daerah (DID) sebesar Rp9 Miliar. Sementara Insentif lain diberikan dalam bentuk peningkatan kapasitas aparatur daerah. Yaitu berupa pendidikan dan pelatihan bagi aparatur daerah, baik dalam dan luar negeri yang akan dilakukan oleh Kementerian PPN/Bappenas.

Comment