PADANG – MAN 1 Padang bakal menghelat Kegiatan Kemah Bakti yang mengaktualisasikan Program Menag RI bertajuk Eko Theologi di ABG Lubuk Minturun, 17 – 20 Juni 2026.
Kegiatan yang bertajuk peduli lingkungan ini bakal menanam 1.000 pohon penghijauan, yang dilaksanakan di kawasan yang terdampak banjir bandang akhir 2025 lalu.
“Antara lain di, Lubuk Minturun, Kelurahan Koto Panjang, Ikua Koto (KPIK) Kecamatan Koto Tangah dan di Guo Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji,” ujar Kepala MAN 1 Padang Afrizal SAg, Rabu (10/6/2026).
Dikatakan Abah panggialan akrab Afrizal SAg, kegiatan ini berlatar belakangnya, dalam menanamkan nilai-nilai kurikulum berbasis tetang lingkungan hidup,
Kemudian mendukung sekaligus mengaktualisatikan program Menag RI tentang Ekoteologi. Yaitu perpaduan antara ajaran atau nilai agama dengan kepedulian terhadap lingkungan hidup. Konsep ini menegaskan bahwa menjaga kelestarian alam bukan sekadar masalah etika sosial, melainkan bagian dari ibadah dan tanggung jawab iman seseorang kepada Tuhan.
Kemudian, dalam menanam nilai kemandirian dan pembinaan fisik serta mental, siswa MAN 1 Padang, dalam bentuk, sholat berjamaah, Kultum, membaca Tahsin Al Quran,
Selain itu, kegiatan olahraga, renang, senam pagi. Serta kegiatan kemandirian, lomba kuliner, memasak pangek padeh dan masak mie rebus. Aktivitas penanaman seribu pohon dilaksanakan serentak di dua tempat KPIK dan Guo Kuranji. Bibit pohon penghijauan dibantu Denas Pertanian (Distan) Padang,.
Sedangkan, malamnya dilaksanakan kegiatan pentas seni, yakni solo song Minang, stend up komedi yang bertajuk merawat lingkungan. Karena melihat lingkungan yang asri dan hijau di kota ini sudah mulai terancam.
Sedianya, kegiatan Kemah Bhakti ini bakal dibuka Kakanwil Kemenag Sumbar, Wawako Padang, Kemenag Padang, Camat Kuranji, Camat Koto Tangah dan kepala madrasah se Kota Padang.
“Kita mengharapkan kepada siswa dan siswi MAN 1 Padang memahami menjaga kelestarian alam bukan sekadar masalah etika sosial, melainkan bagian dari ibadah dan tanggung jawab iman seseorang kepada Allah SWT,” ujar Abah (drd)







