Sumatera Barat

Vasko Dorong Pemerataan Pembangunan, Jalan Simpang Koto Baru–Tanjung Simalidu Diaspal

6
×

Vasko Dorong Pemerataan Pembangunan, Jalan Simpang Koto Baru–Tanjung Simalidu Diaspal

Sebarkan artikel ini
Wagub Sumbar Vasko saat meninjau pengerjaan ruas jalan Simpang Koto Baru–Tanjung Simalidu di Kecamatan Koto Salak, Kabupaten Dharmasraya, Senin (2/11).Ist

PADANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) menuntaskan pengaspalan jalan provinsi ruas Simpang Koto Baru–Tanjung Simalidu di Kabupaten Dharmasraya. Proyek rehabilitasi tersebut kini memasuki tahap pembangunan bahu jalan sebagai bagian dari upaya pemerataan infrastruktur hingga wilayah perbatasan.

Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy, menegaskan pembangunan infrastruktur harus dirasakan seluruh masyarakat, termasuk warga yang tinggal di nagari jauh dari pusat pemerintahan. Pemprov Sumbar secara bertahap terus mengupayakan perbaikan jalan provinsi yang mengalami kerusakan di berbagai daerah.

“Jarak bukan alasan untuk membedakan perhatian. Jangan sampai karena berada di ujung provinsi, masyarakat menjadi terabaikan. Mereka juga punya hak untuk menikmati infrastruktur yang layak,” tegas Vasko saat meninjau pengerjaan ruas jalan Simpang Koto Baru–Tanjung Simalidu di Kecamatan Koto Salak, Kabupaten Dharmasraya, Senin (2/11).

Baca Juga:  BPKH Salurkan Bantuan Kebencanaan Rp717 Juta

Ia menjelaskan, pemerataan pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur jalan. Pemprov Sumbar juga mendorong pembangunan sektor pendidikan, kesehatan, pertanian, serta berbagai sektor strategis lainnya. Upaya tersebut bertujuan agar seluruh wilayah Sumbar dapat tumbuh dan berkembang bersama.

Rehabilitasi jalan Simpang Koto Baru–Tanjung Simalidu dimulai pada 13 Agustus 2026 melalui Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Provinsi Sumbar. Proyek ini menggunakan tambahan Transfer ke Daerah (TKD) dengan nilai kontrak Rp6.997.457.143. Pekerjaan memiliki masa pelaksanaan 140 hari kalender dan masa pemeliharaan 180 hari kalender.

Pekerjaan rehabilitasi mencakup pengaspalan, pembangunan bahu jalan, serta perataan badan jalan. Kontraktor juga mengerjakan lapis fondasi agregat kelas B dan kelas A untuk memperkuat struktur jalan. Saat ini, pengaspalan telah selesai dan pekerjaan berlanjut pada pembangunan bahu jalan.

Baca Juga:  Peringatan Nuzululqur'an, Mahyeldi: Generasi Muda Berkarakter Qur'ani Penting

Perbaikan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Tokoh masyarakat Dharmasraya, Salihin (65), mengatakan ruas jalan itu telah lama mengalami kerusakan. Menurutnya, jalan tersebut terakhir kali mendapat pemeliharaan pada 1992.

“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Wakil Gubernur dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Akhirnya jalan kami mendapat perhatian dan diperbaiki,” ungkapnya.

Dalam peninjauan tersebut, Vasko didampingi Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani, Kepala Dinas BMCKTR Provinsi Sumbar Armizoprades, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat. (Bdr)