PADANG — Perumda Air Minum Kota Padang meminta dinas dan instansi terkait meningkatkan koordinasi serta pengawasan terhadap pekerjaan pembangunan dan perbaikan drainase. Langkah ini diperlukan untuk mencegah kerusakan jaringan pipa distribusi air minum akibat aktivitas penggalian di sejumlah wilayah Kota Padang.
Kasubag Humas dan Protokoler Perumda Air Minum Kota Padang, Afriyanto, mengatakan kerusakan jaringan pipa akibat pekerjaan drainase telah berulang kali terjadi. Kondisi tersebut tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga mengganggu kelancaran distribusi air minum kepada pelanggan.
Setiap terjadi kerusakan, petugas Perumda Air Minum Kota Padang harus segera turun ke lapangan untuk melakukan penanganan dan perbaikan. Proses tersebut membutuhkan waktu, tenaga, serta biaya tambahan agar pelayanan air minum kembali normal.
Afriyanto menegaskan, Perumda Air Minum Kota Padang mendukung pembangunan infrastruktur drainase sebagai bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas lingkungan dan mengurangi risiko genangan maupun banjir. Namun, pelaksanaan pekerjaan harus memperhatikan keberadaan jaringan utilitas lain, terutama pipa distribusi air minum.
“Kami sangat mendukung pembangunan drainase untuk kepentingan masyarakat. Namun, besar harapan kami agar pelaksanaannya juga memperhatikan keberadaan jaringan pipa air minum. Jangan sampai pembangunan satu infrastruktur justru mengakibatkan terganggunya pelayanan publik lainnya,” ujar Afriyanto, Minggu (1/11).
Ia berharap dinas dan instansi terkait meningkatkan pengawasan terhadap kontraktor atau penyedia jasa yang mengerjakan proyek drainase. Para pelaksana juga perlu berkoordinasi dengan Perumda Air Minum sebelum memulai pekerjaan, terutama saat melakukan penggalian di sekitar jalur perpipaan.
Selain koordinasi, pelaksana pekerjaan perlu lebih cermat dan berhati-hati saat menggunakan peralatan penggalian. Langkah pencegahan tersebut dapat meminimalkan risiko kerusakan jaringan pipa sekaligus menghindari gangguan distribusi air kepada masyarakat.
Perumda Air Minum Kota Padang berharap seluruh pihak memperkuat koordinasi dan sinergi dalam setiap pembangunan infrastruktur kota. Dengan pengawasan yang baik, pembangunan drainase dapat berjalan optimal tanpa mengorbankan kelancaran pelayanan air minum.
“Pada akhirnya, seluruh pembangunan dan pelayanan publik memiliki tujuan yang sama, yakni memberikan manfaat serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Padang. Kami harap koordinasi dapat berjalan dengan baik, agar pelayanan publik tidak terganggu seperti sekarang,”katanya.
Diakuinya sejumlah pengerjaan drainase telah menyebabkan kerusakan pipa Perumda AM Kota Padang. MUlai dari kerusakan parah hingga sedang, semuanya menyebakan kematian penyaluran air. (Bdr)







