Peristiwa

Dua Korban Terseret Ombak Pantai Tiku Ditemukan Meninggal Dunia

578
×

Dua Korban Terseret Ombak Pantai Tiku Ditemukan Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
Tim pencarian berhasil menemukan dua remaja korban terseret ombak Pantai Tiku, Minggu (13/4/2025). Ist

PADANG – Akhirnya setelah melakukan pencarian selama maraton satu malam, tim penyelamat menemukan dua korban terseret ombak di Pantai Tiku, Agam Minggu (13/4/2025).

Kedua korban berhasil dievakuasi tidak jauh dari lokasi kejadian.

Kabid KL BPBD Agam, Ichwan Wahyudi mengatakan, pihaknya berhasil menemukan kedua korban pada saat pencarian lanjutkan kemaren sore.

“Setelah dilakukan pencarian, 1 orang korban Yordan Ramadhan (16) ditemukan pada pukul 07.50 WIB, lebih kurang 500 meter dari bibir pantai dan langsung di evakuasi oleh tim gabungan,” ungkap Ichwan pada media.

Sekitar pukul 08.15 WIB lanjutnya, korban ke dua Dani Afriandi (16) ditemukan sekitar 1 KM dari bibir pantai.

Baca Juga:  Ribuan Kotak PMT Balita Stunting dan PMT Ibu Hamil Belum Disalurkan di Dinkes Sumbar

Kedua korban yang telah kondisi meninggal dunia, langsung dibawa tim gabungan ke Puskesmas Tanjung Mutiara, untuk pemeriksaan selanjutnya oleh pihak rumah sakit.

Kejadian berawal warga dari Kecamatan Matur hendak berlibur ke Pasia Tiku, Nagari Tiku Selatan Kecamatan Tanjung Mutiara sebanyak 16 orang.

Sesampai di lokasi, 15 orang diantaranya mandi-mandi pada pukul 15.00 WIB. Dan informasi tenggelam didapat pada pukul 15.15 WIB.

Tim dan masyarakat melakukan evakuasi sebanyak 14 orang pada sore itu.

Korban meninggal kejadian orang tenggelam terseret ombak berjumlah 3 orang. Yakni Arya Faraz Caswa (16) warga Lawang sari Bulan berstatus pelajar.

Kemudian Dani Afriandi (16 ) warga Matur berstatus pelajar dan terakhir Yordan Ramadhan (16) warga Matur juga berstatus Pelajar.

Baca Juga:  Tak ada Lockdown di Sumbar, Tapi hanya Pemberlakuan Pembatasan Selektif

Sedangkan yang terlibat pencarian dari unsur BPBD Kabupaten Agam, BASARNAS Pos Pasaman, TNI, POLRI Satpol PP Dan DAMKAR, Pemerintah Kecamatan Tanjung Mutiara, Pemerintah Nagari, PMI Agam, KSB Bayua dan Walijorong beserta Masyarakat setempat.

“Dikarenakan korban telah ditemukan seluruhnya pada pukul 08.30 Wib, operasi pencarian dan pertolongan di tutup serta dinyatakan selesai,” Tutupnya. (Tim)