ADANG — Pemerintah Kota Padang meraih Indeks Reformasi Birokrasi (RB) tertinggi di Provinsi Sumatera Barat berdasarkan hasil evaluasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) Tahun 2025. Kota Padang mencatat nilai 87,31 dan menempati peringkat pertama di Sumbar.
Capaian tersebut tertuang dalam Surat Kemenpan RB Nomor B/194/RB 06/2026 tentang Hasil Evaluasi Pelaksanaan Reformasi Birokrasi Tahun 2025. Nilai yang diraih juga menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyampaikan apresiasi kepada seluruh aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kota Padang atas kontribusi dan komitmen dalam mewujudkan birokrasi yang bersih, efektif, dan melayani masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah dalam menjalankan berbagai program reformasi birokrasi secara konsisten dan berkelanjutan.
Keberhasilan Kota Padang memimpin indeks reformasi birokrasi di Sumatera Barat didukung capaian lima indikator utama yang melampaui target nasional. Indeks kualitas kebijakan mencapai 91,00 dari target nasional 65,00.
Indeks reformasi hukum mencapai nilai sempurna 100, jauh di atas target nasional 70,00. Indeks sistem merit tercatat 270, melampaui target nasional 250.
Selanjutnya, digitalisasi arsip mencapai nilai 93,00 dari target nasional 60,00. Standar pelayanan publik juga memperoleh nilai 93,67, lebih tinggi dibanding target nasional sebesar 78,00.
Dalam lima tahun terakhir, indeks reformasi birokrasi Kota Padang menunjukkan tren peningkatan yang konsisten. Nilai RB tercatat 70,86 pada 2021, meningkat menjadi 75,10 pada 2022, kemudian 73,60 pada 2023, naik menjadi 85,92 pada 2024, dan mencapai 87,31 pada 2025.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat Kota Padang dan seluruh perangkat daerah yang telah memberikan kontribusi terbaik dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik, adaptif, dan melayani,” ujar Fadly Amran.
Fadly mengingatkan seluruh jajaran ASN agar tidak cepat berpuas diri atas capaian tersebut. “Kita berharap seluruh ASN terus bekerja keras dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik demi memberikan pelayanan yang prima dan berdampak langsung bagi masyarakat Kota Padang,” katanya. (Bdr)







