Pendidikan

Pemprov Sumbar Dorong Pembangunan Kampus Unand di Sijunjung

6
×

Pemprov Sumbar Dorong Pembangunan Kampus Unand di Sijunjung

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Arry Yuswandi, saat menghadiri kegiatan Ngobrol Pemuda Inspiratif (NGOPI) di Rumah Belajar Candradimuka, Nagari Sungai Tambang, Kecamatan Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung, Sabtu malam (18/7/2026).

SIJUNJUNG – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terus mendorong pembangunan kampus Universitas Andalas (Unand) di Kabupaten Sijunjung sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.

Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Arry Yuswandi, saat menghadiri kegiatan Ngobrol Pemuda Inspiratif (NGOPI) di Rumah Belajar Candradimuka, Nagari Sungai Tambang, Kecamatan Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung, Sabtu malam (18/7/2026). Kegiatan bertema NGOPI Menjadi Cangkir Inspirasi Pemuda itu menjadi ruang dialog antara pemerintah dan generasi muda.

Dalam forum tersebut, peserta menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, hingga kesiapsiagaan menghadapi bencana. Salah satu usulan yang mengemuka ialah pembangunan kampus Universitas Andalas di Kabupaten Sijunjung agar masyarakat memiliki akses pendidikan tinggi yang lebih dekat.

Baca Juga:  Plt Kepala MTsN 1 Padang Idra Putri Buka MATSAMA TP. 2022/2023

Menanggapi aspirasi tersebut, Arry mengatakan Pemprov Sumbar telah berkomunikasi dengan Rektor Universitas Andalas. Menurutnya, pihak universitas memberikan respons positif terhadap usulan tersebut.

“Usulan pembangunan kampus Universitas Andalas di Kabupaten Sijunjung sudah kami komunikasikan dengan Rektor Universitas Andalas. Alhamdulillah, usulan tersebut mendapat sambutan yang baik dan akan terus kita dorong sesuai dengan mekanisme yang berlaku,” ujarnya.

Arry menegaskan peningkatan akses pendidikan tinggi merupakan investasi jangka panjang untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Karena itu, pemerintah akan terus mendukung berbagai upaya yang membuka kesempatan pendidikan lebih luas bagi masyarakat.

Selain membahas pendidikan, Arry mengajak generasi muda meningkatkan kepedulian terhadap mitigasi bencana. Menurutnya, pemuda memiliki peran penting dalam membangun budaya sadar bencana melalui edukasi dan kesiapsiagaan di lingkungan masing-masing.

Baca Juga:  STMIK dan SMK Gelar Diskusi, Masyhuri Hamidi: Segera Dilanjutkan dengan MoU

“Generasi muda harus menjadi bagian dari solusi. Selain meningkatkan kapasitas diri melalui pendidikan, mereka juga perlu memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana,” katanya.

Arry menilai forum NGOPI menjadi wadah yang efektif untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah dan generasi muda. Melalui dialog terbuka, pemerintah dapat menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menjelaskan arah kebijakan pembangunan daerah.

Ia juga mengapresiasi inisiatif Generasi Pemuda Inspiratif (GPI) Kamang Baru yang menghadirkan ruang diskusi produktif bagi kalangan pemuda. “Forum seperti ini harus terus dijaga dan dikembangkan. Pemuda adalah agen perubahan yang memiliki peran strategis dalam kemajuan daerah. Pemerintah akan selalu membuka ruang dialog untuk mendengar aspirasi dan bersama-sama mencari solusi terbaik bagi pembangunan,” tutupnya. (Bdr)