Pendidikan

Matamuda MAN 3 Padang Dibuka Wawako Maigus Nasir, Penting untuk Pembinaan Mental dan Spritual 

3
×

Matamuda MAN 3 Padang Dibuka Wawako Maigus Nasir, Penting untuk Pembinaan Mental dan Spritual 

Sebarkan artikel ini

PADANG — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Kota Padang menggelar acara pembukaan Masa Taaruf Murid Madrasah (Matamuda) bagi ratusan peserta didik baru, Senin (13/7/2026). Agenda orientasi pengenalan lingkungan pendidikan ini dibuka secara langsung Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir yang hadir mewakili Wali Kota Padang Fadly Amran.

Maigus Nasir menekankan, fase pembinaan awal ini sangat krusial dalam menentukan arah kesiapan mental dan spiritual siswa di masa depan.
Kendati demikian, ia mengingatkan agar para orang tua tidak abai terhadap tanggung jawab pengasuhan utama pasca-menyerahkan anak ke lembaga sekolah.
Menurutnya, kunci utama dari kesuksesan ekosistem pendidikan seutuhnya tetap bersumber dari ketahanan rumah tangga, yang kemudian diselaraskan dengan peran sekolah serta pengaruh positif lingkungan.
“Kunci kesuksesan pendidikan itu adalah di rumah tangga. Jadi bagaimana pola asuh, bagaimana pola pendidikan dalam keluarga itu sangat menentukan. Setelah itu baru sekolah, dan yang ketiga lingkungan,” ujar Maigus Nasir.
Ia menambahkan, hal ini sejalan dengan program strategis Pemerintah Kota Padang yakni Smart Surau yang mengintegrasikan tiga ranah pendidikan; mulai dari pendampingan rumah tangga, pembentukan modal sosial melalui aktivitas ibadah bersama rekan sejawat di masjid, hingga kelancaran proses belajar di sekolah.
Guna meminimalkan tingkat stres pada anak, Pemko Padang juga telah memformulasikan regulasi jadwal aktivitas harian yang seimbang antara waktu pulang sekolah, istirahat, serta jam bimbingan belajar atau mengaji di masjid lingkungan masing-masing.
Sementara itu, Kepala MAN 3 Padang Marliza memaparkan bahwa pelaksanaan Matamuda atau orientasi lingkungan madrasah ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, terhitung sejak Senin (13/7) hingga Kamis (16/7) mendatang.
Pihak madrasah mencatat total siswa baru yang bergabung pada tahun ajaran ini menembus angka 200 siswa, menunjukkan kurva peningkatan kuantitas yang signifikan dibanding periode tahun sebelumnya.
Marliza menjelaskan, rangkaian materi Matamuda telah dirancang secara komprehensif. Selain membekali siswa dengan kurikulum, tata cara belajar efektif, serta edukasi preventif mengenai bahaya narkoba, perundungan (bullying), dan penyakit masyarakat, para murid baru juga digembleng latihan kedisiplinan fisik.
Dalam hal ini, madrasah mengadopsi materi Peraturan Militer Dasar (Permildas) dan baris-berbaris yang dilatih secara langsung melalui asistensi personel Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal).(drd)

Baca Juga:  16 RKB SMPN 30 Padang Diresmikan, Wujudkan Belajar Satu Shift