PADANG-Kemah Bakti Diklat Pemuda Kader Pecinta Alam II se – Sumbar di Lumin Camp Koto Tangah dibuka Kadispora Sumbar Mahdianur, Jumat (17/7/2026). Kemah Bakti Diklat ini melibatkan 70 kelompok pecinta alam se Sumbar.
Kabid Pemberdayaan Pemuda Dispora Sumbar Sandi Waldi mengatakan, kemah bakti yang kedua ini merupakan agenda tahunan. Sedangkan yang pertama dilaksanakan tidak beberapa jauh dari sini, yakni di Tiger Camp Koto Tangah tahun 2025 lalu.
” Sementara, Kemah Bakti Diklat Pemuda Kader Pecinta Alam ini terlaksana melalui anggaran Pokir Wakil Ketua DPRD Sumbar Evi Yandri Rajo Budiman,” ujar Sanndi.
Diharapkan, Kemah Bakti Diklat Pemuda Kader Pecinta Alam ini terlaksana dengan baik dan maksimal, karena didukung narasumber dan instruktur yang kapabel.
Kadispora Sumbar Mahdianur SH mengapresiasi dengan terlaksananya kegiatan Kemah Bakti Diklat ini ini berkat dukungan Wakil Ketua DPRD Sumbar Evi Yandri Rj Budiman. Kegiatan ini tentu diharapkan bisa bersentuhan langsung untuk kelestarian lingkungan dan alam Sumbar yang indah ini. “Sebab, beberapa waktu lalu tepatnya akhir tahun 2025 lalu, Sumbar diluluhlantakan bencana ekologis yakni banjir bandang, yang memakan korban jiwa dan material,” ujar Mahdianur.
Diharapkan, kepada puluhan peserta ini bisa menjadi agen perubahan terhadap perubahan terhadap alam ini. Terutama menjaga dan mengawasi serta memberikan pengaruh yang positif terhadap keutuhan dan keasrian alam ini.” Sehingga dengan demikian kita dan masyarakat Sumbar kelak akan mendapatkan manfaatnya, dari lingkungan yang telah terjaga tersebut,” ucap Mahdianur.
Mahdianur meminta generasi muda ini tampil sebagai perubahan terhadap alam, sehingga terwujud alam asri dan lestari. Diyakini dan dipercaya para narasumber dan instruktur sanggup merubah generasi muda ini menjadi agen perubahan terhadap alam.
Ketua KPA Bias Khalid Saifullah SSos mengatakan, narasumber yang dihadirkan pada Kemah Bakti Diklat Pemuda Kader Pecinta Alam ini bukan yang ecek – ecek, tapi yang mumpuni yang menguasai bidangnya masing – masing. Maka diharapkan kegiatan ini terlaksana maksimal.
“Di mana kgiatan ini wadah pembentukan karakter, peningkatan kapasitas, serta penguatan nilai – nilai kepemimpinan, kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, kepedulian terhadap sesama dan kemitmen dalam menjaga kelestarian lingkungan, “ujar Khalid.
Khalid mengingatkan, kepada peserta agar serius dan loyal mengikuti kegiatan ini. Jangan pernah main – main atau tak serius, kalau terdapat peserta yang tidak serius silahkan keluar.” Kami akan mudah mendapatkan ganti peserta yang baru,”ujar Khalid.
Inisiator Kegiatan Kemah Bakti Diklat Hanna Yandri Pratiwi mengatakan, pecinta alam bukan sekadar gagah- gagahan naik gunung turun gunung, akan tetapi bagaimana menjaga, melestarikan alam dan mengawal alam.” Bahkan, yang lebih penting bagiamana peserta bisa menaklukkan egonya masing – masin,” ujar Hanna. (drd)







