Kota Padang

Kesbangpol Padang Gencarkan Partisipasi Survei Indeks Harmoni Indonesia

5
×

Kesbangpol Padang Gencarkan Partisipasi Survei Indeks Harmoni Indonesia

Sebarkan artikel ini
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Padang, Syahendri Barkah

PADANG — Pemerintah Kota Padang melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) mengajak seluruh masyarakat yang menjadi sasaran Survei Indeks Harmoni Indonesia (IHaI) Tahun 2026 untuk segera berpartisipasi. Ajakan tersebut disampaikan di Padang, Selasa (7/7/2026), sebagai upaya mendukung penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih inklusif dan berbasis Evidence-Based Data (EBD).

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Padang, Syahendri Barkah mengatakan pengukuran Indeks Harmoni Indonesia merupakan program nasional yang dilaksanakan Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Ditjen Polpum) di seluruh kabupaten dan kota di Indonesia.

“Indeks Harmoni Indonesia menggambarkan bagaimana pelaksanaan pembangunan yang dilakukan pemerintah daerah dari sisi sosial, ekonomi, budaya, serta keberagaman. Melalui survei ini, pemerintah ingin memastikan bahwa seluruh program pembangunan telah melibatkan semua unsur masyarakat tanpa membedakan suku, agama, etnis, maupun golongan,” ujarnya.

Syahendri menjelaskan survei tersebut mengukur empat aspek utama, yaitu ekonomi dengan bobot 30 persen, keberagaman 25 persen, sosial 23 persen, dan budaya 22 persen. Hasil pengukuran akan menjadi bahan evaluasi pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran sekaligus memperkuat kehidupan masyarakat yang harmonis.

Baca Juga:  Usai Libur Lebaran Sekda Sidak, Andre:Seluruh ASN Wajib Masuk Kantor 

Target responden yang ditetapkan pemerintah pusat sebanyak 1.250 orang yang berasal dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari aparatur sipil negara (ASN), TNI, Polri, tenaga pendidik, tenaga kesehatan, pelaku UMKM, kelompok tani, buruh, hingga berbagai komunitas lainnya.

Antusiasme masyarakat Kota Padang terhadap survei tersebut terus menunjukkan hasil yang positif. Hingga 6 Juli 2026, jumlah responden yang telah mengisi survei mencapai 8.151 orang atau jauh melampaui target yang ditetapkan pemerintah pusat.

Meski demikian, Kesbangpol Kota Padang tetap mendorong seluruh unsur masyarakat yang menjadi sasaran agar ikut berpartisipasi sehingga keterwakilan responden semakin lengkap dan hasil survei semakin akurat.

“Target responden berasal dari berbagai kalangan agar hasil survei benar-benar menggambarkan kondisi masyarakat secara menyeluruh. Karena itu, kami mengajak seluruh responden yang menjadi sasaran agar segera meluangkan waktu untuk mengisi kuesioner Indeks Harmoni Indonesia sebelum batas waktu pengisian berakhir,” kata Syahendri.

Baca Juga:  Meriahkan Hari Koperasi, Pemko Gelar Apel Akbar dan Bazar

Ia mengingatkan pengisian Survei Indeks Harmoni Indonesia masih dibuka hingga 17 Juli 2026. Masyarakat yang menjadi responden dapat mengisi kuesioner secara daring melalui laman https://surveiihai.neterra.id/s/surveiihai.

Syahendri menegaskan keberhasilan survei tidak hanya diukur dari tingginya jumlah responden, tetapi juga keterwakilan seluruh elemen masyarakat sehingga hasilnya benar-benar mencerminkan kondisi Kota Padang.

“Yang terpenting bukan hanya jumlah responden, tetapi keterwakilan seluruh unsur masyarakat. Semakin banyak elemen masyarakat yang berpartisipasi, semakin akurat pula gambaran tingkat harmoni di Kota Padang sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan ke depan,” ujarnya.

Melalui partisipasi aktif masyarakat, Pemerintah Kota Padang berharap hasil Survei Indeks Harmoni Indonesia Tahun 2026 mampu menggambarkan kondisi keharmonisan masyarakat secara utuh sekaligus menjadi landasan dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, adil, dan berkelanjutan. (Bdr)