Sumatera Barat

Data Lapangan Belum Rapi, Gubernur Minta BPBD Percepat Pembenahan

62
×

Data Lapangan Belum Rapi, Gubernur Minta BPBD Percepat Pembenahan

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sumatera Barat melakukan sidak ke Posko Bencana Sumbar di Kantor BPBD Sumbar, Jumat (28/11/2025).Ist

PADANG – Gubernur Sumatera Barat melakukan sidak ke Posko Bencana Sumbar di Kantor BPBD Sumbar, Jumat (28/11/2025). Tinjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas, kecepatan layanan, serta akses informasi bagi masyarakat saat situasi darurat.

Gubernur menilai posko harus terlihat siap dan mudah digunakan kapan saja oleh warga maupun petugas. Ia meminta seluruh fasilitas tampil jelas dan berfungsi maksimal.

Ia menegaskan pentingnya data wilayah terdampak yang tersusun rapi dan lengkap. Data harus dilengkapi foto kondisi lapangan yang ditempel pada papan informasi. “Semua harus terdata dengan rinci, jelas, dan bisa segera dilihat masyarakat maupun petugas,” tegasnya.

Gubernur menyampaikan arahan untuk menambah tenda posko. Arahan disampaikan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan layanan di lapangan.

Baca Juga:  Bencana Banjir Melanda Empat Kecamatan di Pesisir Selatan

Ia juga meminta data command center disusun dengan alur informasi yang cepat dan akurat. Informasi yang masuk harus segera diteruskan ke petugas lapangan.

Gubernur menyoroti warga terdampak yang memilih bertahan di rumah. “Mereka tetap harus dipantau dan dibantu semampu mungkin,” ujarnya.

Perlengkapan posko diminta diperiksa ulang. Pemeriksaan meliputi logistik hingga fasilitas operasional. Ia menyebut keamanan posko tidak boleh diabaikan.

Dalam hal pelaporan, Gubernur meminta dokumentasi lengkap. Dokumentasi harus memuat kondisi awal, laporan harian, hingga laporan akhir. “Foto awal itu penting, laporan harian juga penting. Ini untuk memperkuat laporan dan memastikan penanganan berjalan baik,” katanya.

Ia mengingatkan BPBD agar berhati-hati dalam menyampaikan informasi kepada publik. Informasi harus diperiksa dengan teliti sebelum diumumkan. Ia menyebut berita lama yang muncul kembali dapat menimbulkan kebingungan. Ia meminta setiap informasi mencantumkan tanggal.

Baca Juga:  Rusak Jalan Nasional, Pemprov Sumbar Hentikan Operasional Tiga Perusahaan Tambang di Kabupaten Solok

Gubernur menegaskan prioritas utama tetap keselamatan warga dan pemenuhan kebutuhan dasar. Setelah itu baru dilakukan penanganan lanjutan.

Ia juga meminta laporan cepat terkait kerusakan infrastruktur. Laporan mencakup jalan kampung, jembatan, dan saluran air. Laporan harus memuat kondisi rusak total maupun yang belum tertangani.

Gubernur menutup sidaknya dengan mengingatkan seluruh posko agar selalu siaga. “Yang penting adalah keselamatan warga, kesiapan fasilitas, serta pelaporan yang akurat dan harian. Itu yang harus dijalankan,” tegasnya. (Bdr)