Kota Padang

Padang dan Tiongkok Perkuat Kerja Sama Pendidikan Lewat Kunjungan TFSU

204
×

Padang dan Tiongkok Perkuat Kerja Sama Pendidikan Lewat Kunjungan TFSU

Sebarkan artikel ini
Kota Padang dan TFSU jalin kerja sama pendidikan internasional, perkuat peluang beasiswa luar negeri.

PADANG – Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyambut rombongan Tianjin Foreign Studies University (TFSU) Republik Rakyat Tiongkok dalam pertemuan di Rumah Makan Lamun Ombak, Rabu (22/10/2025).

Rombongan TFSU dipimpin Rektor Li Yingying bersama Ketua Kantor Kerja Sama Internasional Li Wei, Ketua Kantor Sumber Daya Manusia Zhang Zhanqi, dan Wakil Dekan Fakultas Bahasa Asia dan Afrika Zhu Libin.

Turut hadir Konsul Jenderal Tiongkok di Medan, Huang He, Atase Pendidikan Kedutaan Besar Tiongkok untuk Indonesia, Chen Wu, serta perwakilan Universitas Negeri Padang dan sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemko Padang.

Dalam kesempatan itu, Fadly Amran menegaskan komitmen Kota Padang memperluas jejaring kerja sama internasional, terutama di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.

Baca Juga:  Wakil Wali Kota Padang Serahkan Dana Operasional RT/RW dan Guru Mengaji Triwulan II 2025

“Kota Padang terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai kota di dunia. Kita ingin anak-anak kita punya kesempatan belajar ke luar negeri, termasuk ke Tiongkok,” ujar Fadly Amran.

Ia menjelaskan, Pemko Padang tengah menyiapkan program beasiswa luar negeri untuk mendorong generasi muda menempuh pendidikan global sesuai visi Program Unggulan Padang Juara.

“Dalam lima tahun ke depan, kami menargetkan lebih banyak pelajar Padang bisa belajar ke luar negeri. Tentu melalui proses seleksi dan pembinaan yang baik,” katanya.

Konjen Tiongkok di Medan, Huang He, menyampaikan kunjungan delegasi TFSU juga bertujuan meresmikan Pusat Pembelajaran Bahasa dan Budaya Tiongkok atau Institut Konfusius di Universitas Negeri Padang pada Kamis (23/10/2025).

Baca Juga:  Perusahaan Transportasi China Dorong Kota Padang Gunakan Kendaraan Listrik Ramah Lingkungan

“Institut Konfusius di UNP merupakan yang ke-10 di Indonesia. Kami berharap keberadaannya dapat mempromosikan bahasa dan budaya Mandarin, serta memperkuat pertukaran budaya antara Indonesia dan Tiongkok,” ujar Huang He melalui penerjemahnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Tiongkok bersama UNP telah menjalin kerja sama dalam pembukaan jurusan Bahasa Mandarin dengan dukungan tenaga pengajar dari Tiongkok.

“Kami optimistis, pada Agustus 2026 jumlah mahasiswa jurusan Bahasa Mandarin di UNP bisa mencapai lebih dari 1.000 orang,” ungkapnya. (Bdr)