PADANG – Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi melepas 124 atlet kontingen PON Beladiri II Sumbar menuju Kudus, Jawa Tengah, Kamis (9/10/2025). Pelepasan berlangsung di Aula Kantor Gubernur Sumbar dan dihadiri pimpinan DPRD, Forkopimda, Wakil Bupati Solok, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Direktur Utama Bank Nagari, Ketua KONI Sumbar, pelatih, dan official.
Mahyeldi menegaskan, pelepasan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum menumbuhkan tekad bersama dalam mengharumkan nama Ranah Minang di panggung nasional. “Saya yakin kontingen beladiri kita bisa menang asalkan kompak, menjaga kekuatan, dan berdoa. Kontingen Sumbar akan tampil lebih hebat dibanding lawan,” kata Mahyeldi.
Ia meminta atlet memaksimalkan seluruh potensi tanpa menyimpan beban dalam bertanding. “Adik-adik semua adalah atlet pilihan yang telah lolos seleksi. Itu bukti kalian bukan orang sembarangan, melainkan kebanggaan Sumbar,” ujarnya.
Mahyeldi juga mengingatkan para atlet menjaga kesehatan, pola makan, dan istirahat cukup. Ia meminta official, pelatih, dan pendamping melaksanakan tugas secara profesional serta memperkuat ibadah agar perjuangan mendapat ridha Allah. “Kami juga meminta masyarakat Sumbar mendoakan para atlet agar meraih hasil maksimal,” ungkap Mahyeldi.
Ketua KONI Sumbar Hamdanus menyebut 124 atlet akan bertanding di 10 cabang olahraga beladiri, yakni karate, gulat, wushu, pencak silat, judo, jujitsu, sambo, tarung derajat, kempo, dan taekwondo. “Kami menargetkan delapan medali emas dan lima medali perak pada PON Beladiri kali ini,” kata Hamdanus.
Menurutnya, olahraga beladiri menjadi kekuatan utama Sumbar pada PON XXI Aceh-Sumut 2024 dengan torehan lima emas, 14 perak, dan 30 perunggu. Ia berharap prestasi tersebut dapat ditingkatkan di Kudus.
Gubernur Mahyeldi menyerahkan penghargaan kepada Handezka Vaktonias atas raihan medali perunggu pada Kejuaraan Dunia Sambo Remaja dan Junior 2025 yang diserahkan melalui Bank Nagari. (bdr)







