Oleh: Gathan Ar Mubarak
TINGGINYA angka kekurangan gizi dan stunting di daerah pedesaan menjadi perhatian serius dalam upaya membangun generasi Indonesia yang sehat dan cerdas.
Salah satu solusi sederhana, namun berdampak besar adalah edukasi tentang pentingnya konsumsi susu. Terutama bagi anak-anak usia sekolah dasar. Melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa Universitas Andalas (Unand) mengadakan kegiatan edukasi gizi bertajuk “Membangun Generasi Sehat Lewat Segelas Susu” yang dilaksanakan di Nagari Palupuah, Kecamatan Palupuah, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Juli 2025.
Kegiatan ini difokuskan pada siswa kelas 1 dan 2 Sekolah Dasar (SD) sebagai kelompok usia kritis dalam pertumbuhan. Tujuan utama program ini adalah memberikan pemahaman tentang pentingnya gizi seimbang, khususnya peran susu dalam mendukung tumbuh kembang anak. Selain itu, kegiatan juga bertujuan membangun kebiasaan positif anak-anak dalam mengonsumsi makanan sehat sejak dini.
Kegiatan diawali dengan observasi dan koordinasi bersama pihak sekolah dan wali murid untuk menentukan materi dan metode pendekatan yang sesuai bagi anak usia dini. Mahasiswa KKN kemudian menyusun materi edukasi sederhana, interaktif, dan menyenangkan, seperti dongeng gizi, kuis seputar makanan sehat, hingga lomba menggambar makanan favorit bergizi. Puncaknya adalah sesi minum susu bersama sambil menjelaskan manfaat setiap teguk susu bagi tubuh.
Dalam pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa jurusan Peternakan melakukan aksi edukasi gizi kepada siswa-siswi SD di Kecamatan Palupuah, Kabupaten Agam. Kegiatan ini mengangkat tema “Segelas Susu untuk Masa Depan”, dengan fokus pada pentingnya konsumsi susu bagi pertumbuhan anak, serta pengenalan manfaat produk peternakan lokal sebagai sumber gizi keluarga.
Edukasi ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi awal dari perubahan pola pikir dan kebiasaan anak serta keluarga. Mahasiswa KKN juga mencatat adanya peningkatan pemahaman siswa dalam mengenali makanan sehat berdasarkan hasil kuis sederhana yang dibagikan sebelum dan sesudah kegiatan
Dalam rangka pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa jurusan Peternakan melakukan aksi edukasi gizi kepada siswa-siswi Sekolah Dasar di Kecamatan Palupuah, Kabupaten Agam. Kegiatan ini mengangkat tema “Segelas Susu untuk Masa Depan”, dengan fokus pada pentingnya konsumsi susu bagi pertumbuhan anak, serta pengenalan manfaat produk peternakan lokal sebagai sumber gizi keluarga.
Kedua, kegiatan sosialisasi ini tidak hanya sekedar memberikan informasi kepada peternak bagaimana merawat ternak tapi juga menjelaskan bagaimana penyimpanan dan pengolah susu hasil ternak. Melalui diskusi dan praktik sederhana seperti membuat susu pasteurisasi di rumah, masyarakat mulai memahami bahwa susu tidak harus diolah secara rumit untuk dikonsumsi. Mahasiswa KKN juga mengajarkan bagaimana menyimpan susu agar lebih tahan lama.
Ketiga, anggota kelompok peternak, menyampaikan, baru sekarang diketahui cara menyimpan susu dengan baik. Biasanya susu basi kalau tidak cepat dijual. Sekarang kami bisa simpan dan minum juga untuk keluarga. Pendekatan ini terbukti efektif dalam membuka wawasan para peternak terhadap nilai manfaat produk mereka sendiri.
Disebutkan Wali Nagari Nan Limo Tri Sakti , peternakan di sini sudah maju, tapi konsumsi hasil ternak untuk keluarga masih rendah. Program dari mahasiswa ini membuka mata kami semua. Anak-anak harus jadi prioritas. Kami akan coba dorong kelompok peternak untuk juga mengutamakan gizi keluarga.
Peternak di sini sangat terbuka dan semangat. Mereka justru bersyukur karena baru sekarang sadar, bahwa hasil ternak mereka tidak hanya untuk dijual, tapi juga bisa jadi investasi kesehatan keluarga”.
Selain itu, kegiatan ini memupuk kebiasaan berbagi dan kepedulian terhadap sesama peternak. Dalam satu pertemuan, beberapa peternak sepakat untuk menyisihkan sebagian kecil hasil susu perah harian mereka untuk anak-anak di sekitar yang belum mendapatkan akses gizi cukup.
Susu memiliki manfaat luar biasa bagi siswa SD, khususnya dalam mendukung pertumbuhan fisik dan perkembangan otak. Kandungan protein, kalsium, serta vitamin D dalam susu membantu meningkatkan tinggi badan, memperkuat tulang, dan mendukung daya konsentrasi anak di sekolah. Anak-anak yang rutin mengonsumsi susu cenderung lebih aktif, jarang sakit, dan lebih fokus dalam belajar. Melalui edukasi ini, siswa juga diajarkan bahwa minum susu setiap pagi dapat menjadi kebiasaan sehat yang menunjang prestasi mereka di sekolah.
Sementara bagi peternak itu sendiri, manfaat susu tidak hanya dari sisi ekonomi sebagai produk yang dijual, tetapi juga sebagai sumber pangan bergizi tinggi yang bisa meningkatkan daya tahan tubuh mereka. Peternak, yang setiap harinya bekerja di lapangan dan menghadapi kondisi fisik yang berat, membutuhkan asupan protein dan kalsium yang cukup. Mengonsumsi susu secara rutin dapat membantu menjaga kekuatan tulang, mencegah nyeri otot, serta mempercepat pemulihan tubuh setelah bekerja keras. Dengan kata lain, susu dari kandang mereka sendiri bisa menjadi investasi kesehatan bagi para pekerja ternak. (Penulis adalah Mahasiswa KKN Unand, Program Studi Peternakan). (**)







