Sumatera Barat

Pemprov Sumbar Jadikan Sarapan Bersama Sebuah Inovasi Budaya

317
×

Pemprov Sumbar Jadikan Sarapan Bersama Sebuah Inovasi Budaya

Sebarkan artikel ini
SARASA, inovasi sarapan bersama ASN Sumbar, perkuat komunikasi, solidaritas, dan budaya kerja positif.

PADANG – Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprov Sumbar menginisiasi inovasi budaya kerja humanis melalui kegiatan SARASA (Sarapan Bersama ASN), Jumat (31/7/2025). Program ini memperkuat komunikasi dan mempererat hubungan antarkaryawan.

Ezeddin Zain, penggagas SARASA, menyampaikan kegiatan ini bukan sekadar sarapan, melainkan forum informal yang mencairkan sekat struktural di lingkungan biro. “Kegiatan ini sudah digelar rutin setiap Jumat awal bulan sejak Agustus 2024, tanpa dana APBD. Konsumsi disediakan secara gotong royong oleh kelompok pegawai,” kata Ezeddin Zain.

Ia menjelaskan, SARASA memberi ruang terbuka bagi pegawai untuk berbagi cerita, menjalin komunikasi interpersonal, dan menumbuhkan semangat kolegial. “Kita ingin biro ini bukan hanya efisien secara sistem, tapi juga sehat secara sosial,” ujar Ezeddin Zain.

Baca Juga:  Bencana Banjir Melanda Empat Kecamatan di Pesisir Selatan

Menurutnya, kegiatan ini lahir dari kegelisahan terhadap rutinitas kerja yang mulai terasa kaku dan individualistis. Minimnya ruang interaksi membuat koordinasi tidak luwes. “SARASA hadir untuk menjawab keresahan itu, dengan pendekatan yang sederhana namun bermakna,” ucap Ezeddin Zain.

Ia menambahkan, SARASA menjadi ruang otentik dalam menginternalisasi nilai ASN BerAKHLAK, khususnya kolaboratif, adaptif, dan harmonis. Nilai-nilai itu tidak lagi sebatas jargon, tapi dipraktikkan langsung dalam suasana santai.

SARASA tidak memerlukan teknologi canggih atau struktur baru. Kesederhanaannya justru menjadi kekuatan utama dan mudah direplikasi oleh OPD lain. Kini, SARASA dikenal sebagai simbol budaya kerja positif di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Sumbar.

Ezeddin Zain menegaskan akan terus mengembangkan SARASA, tidak hanya sebagai forum silaturahmi, tapi juga wadah menyerap ide pengembangan birokrasi. “Perubahan besar bisa berawal dari hal kecil seperti sarapan bersama yang membangun gotong royong dan rasa memiliki,” tutup Ezeddin Zain. (bdr)

Baca Juga:  Pemprov Sumbar Terima Anugerah Parahita Ekapraya Kategori Nindya