Budaya

Ke Malaysia, Tuanku Bosa XV Jhonny ZA Singgung Adat Istiadat dan Nilai Budaya Minangkabau

98
×

Ke Malaysia, Tuanku Bosa XV Jhonny ZA Singgung Adat Istiadat dan Nilai Budaya Minangkabau

Sebarkan artikel ini

MALAYSIA — Pucuk Adat Kabuntaran Talu, Tuanku Bosa XV Ir. Jhonny ZA, M, M.Si menghadiri rangkaian kegiatan Silahturahmi Rang Talu di Bulan Syawal 1445 H, yang berlangsung pada 4 Mei 2024 di Taratak Rang Talu, Kampung Piandang lama, Jalan Parit Siputeh Perak Malaysia. Sebelumnya, dalam lawatanya ke Malaysia, Tuanku Bosa XV Jhonny ZA bertemu dengan sejumlah Tokoh Perantau Persatuan Rang Talu Malaysia (PRTM), termasuk Presiden PRTM Zainal Abidin dan Pengurusi KOTALU En. Idris Bin Ismail dalam rangka Jamun Hari Raya, pada Ahad, 28 April 2024 di Dewan Makan Sri Siantan, Institut Koperasi Malaysia (IKMa).

Pada pertemuan Silahturahmi di Taratak Rang Talu, Kampung Piandang lama, Jalan Parit Siputeh Perak Malaysia tersebut Jhonny ZA mengajak persatuan orang Talu Malaysia tetap solid dan berkembang, memperkuat ukhwah islamiah dan nilai-nilai adat dan budaya untuk anak cucu kamanakan nantinya.

Jhonny ZA mengatakan, sebagai Pucuk Adat Kabuntaran Talu, Tuanku Bosa XV akan melaksanakan tugas dan tanggung jawab meningkatkan perekonomian anak nagari yang sedang terbengkalai, untuk itu diharapkan PRTM bisa bahu membahu membantu agar ekonomi anak nagari bisa bangkit dan kuat.

Jhonny ZA pun menyampaikan, dalam masalah pembangunan ranah tacinto Talu kedepan, Kerajaan Kebuntaran Talu akan mengagendakan untuk pertemuan pembahasan potensi yang bisa dikembangkan di Talu seperti pertanian, perkebunan, peternakan, perdagangan dan pendidikan.

“Pucuk Adat Kabuntaran Talu mendukung penuh Silaturahmi Syawalan dan akan selalu mengajak Perantau Talu Malaysia selalu berpartisipasi untuk kemajuan masyarakat Talu,” ujar Jhonny ZA kepada wartawan media ini, Selasa (7/5/2024).

BACA JUGA  Rang Pasisie Baralek Gadang, S Budi Syukur Dt Bdr Jambak Baminantu

Presiden PRTM Zainal Abidin pun menyampaikan apresiasi kedatangan Jhonny ZA dan dan permaisuri dengan membawa beberapa orang perwakilan dari Talu, Ronaldi Bandaro dan Heliswan Sandaran Rajo (Induak Nan Barampek), Nurli Efendi Datuk Nankodhorajo (Niniak Mamak Kampung Solok Talu dan bundo kanduang serta beberapa orang talu dari Indonesia juga turut menghadiri.

Comment