Peristiwa

Ajak Eksekutor dari Sumsel, Ini Siasat Pembantu dan Satpam pada Perampokan dan Pembunuhan di Kelok Kuranji

162
×

Ajak Eksekutor dari Sumsel, Ini Siasat Pembantu dan Satpam pada Perampokan dan Pembunuhan di Kelok Kuranji

Sebarkan artikel ini
Kapolresta Padang, Kombes Pol Imran Amir, saat jumpa pers pengungkapan kasus perampokan di kuranji, padang, Jumat (5/11).ist

PADANG – Satpam dan pembantu diduga menjadi otak pelaku perampokan dan pembunuhan di Kelok, Kuranji Kota Padang. Kasus perampokan terhadap bos gas elpiji di kawaaan kelok Kuranji, Kota Padang yang terjadi Sabtu (23/10) lalu berhasil diungkap jajaran Polresta Padang.

Imran menjelaskan rencana dari pelaku ini sudah direncanakan saat lebaran idul fitri kemarin, namun baru pada Sabtu (23/10) baru bisa mereka eksekusi.

“Jadi motifnya merupakan ketidak senangan pelaku terhadap majikan dan berniat melakukan perampokan itu,” terang Kapolres.

Sambung Kapolres, pelaku RN berperan mencarikan orang atau pelaku perampokan dari kampung halamannya di Palembang.

“Ini rencanannya sewaktu EN pulang kampung pada lebaran lalu di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel),” tambahnya.

BACA JUGA  Gempa M6,3 Guncang Mentawai, Nasrul Abit Minta Masyarakat Waspada

“Sementara Satpamnya berperan memberikan akses dan memberikan gambaran kediaman untuk melancarkan aksi,” ujarnya.

Sedangkan para eksekutor, lanjut Imran Amir, sudah berada di Padang satu minggu sebelum beraksi.

“Bahkan, Satpam RF menggunakan motor untuk menjemput satu persatu pelaku dari tempat lain ke lokasi kejadian,” bebernya.

Polisi berhasil meringkus 3 orang pelaku dalam waktu tidak sampai 24 jam. Pelaku yang menjadi otak perampokan itu melibatkan pembantu dan satpam pemilik rumah itu, kemudian saudara pembantu.

“Pelaku semua ada 6 orang, mereka semua berasal dari Palembang, satu satpam orang Padang, jadi otak pelaku merupakan pembantu serta satpam di rumah korban,” ujar Kapolresta Padang, Kombes Pol Imran Amir, dalam keterangan persnya, Jumat (5/11).

BACA JUGA  Rusak Jalan Nasional, Pemprov Sumbar Hentikan Operasional Tiga Perusahaan Tambang di Kabupaten Solok

Sedangkan, ketiga pelaku lain masih kami buru dan sudah berkoordinasi dengan Polda Sumatera Selatan (Sumsel) karena diduga kabur ke sana.

“Tiga orang lain yang diduga menjadi eksekutor masih dalam pengejaran kami,” katanya.

Ia menyampaikan pihaknya belum dapat mengeksposnya kemarin, karena masih melakukan pengembangan dan pengejaran pelaku lain.

“Ini hasil kerja keras tim di lapangan. Kita sengaja tidak ekspos, karena anggota masih bekerja di lapangan,” ungkapnya.

Dari 3 orang yang ditangkap, itu kata Kapolres, bernama RF (23) Satpam dan pembantu bernama EN (23).

Comment