Pendidikan

Antisipasi Krisis Kebangsaan, Pasamo UNP Resmi Dikukuhkan Kepala BNPT

174
×

Antisipasi Krisis Kebangsaan, Pasamo UNP Resmi Dikukuhkan Kepala BNPT

Sebarkan artikel ini

PADANG — Universitas Negeri Padang (UNP) mengantisipasi perkembangan dan dinamika global dengan mengenang kembali masalah-masalah kebangsaan dengan semangat sumpah pemuda untuk bisa diwariskan kepada anak didik dan generasi muda bangsa ini.

Pengantisipasian itu dilakukan dengan membentuk Pusat Studi Moderasi Kebangsaan (Pasamo).

Peresmian dan pengukuhan pengurus Pasamo UNP dilaksanakan di Auditorium UNP, Kamis (30/1/2020) siang yang dikukuhkan langsung oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjenpol Suhardi Alius.

Dalam rangkaian peresmian dan pengukuhan pengurus Pasamo UNP itu juga digelar Kuliah Umum dengan tema “Tenaga Pendidik sebagai Agen Terdepan dalam Program Deredikalisasi dan Moderasi”. Dalam kegiatan ini diikuti 1.500-an mahasiswa dari jalur masuk SNMPTN.

BACA JUGA  Kandidat Doktoral Zulkenedi Said Kembali Maju ke Dewan Sumbar, Wakili Masyarakat Pasaman¬†

Setelah melakukan pengukuhan, Suhardi menyampaikan fokus Pasamo UNP ini ke depan pada persoalan kebangsaan untuk bisa menghadapi paham radikal dan paham yang bersebarangan dengan bangsa untuk bisa diatasi.

“Dengan hadirnya Pasamo ini, ke depan BNPT akan terus mengembangkan kerja sama agar terbentuknya Pasamo bisa memberi manfaat yang lebih,” katanya.

Dikatakannya, karena tidak ada yang lain yang bisa memerangi masalah dan isu-isu tentang kebangsaan ini selain imunitas dengan membangun moderasi kebangsaan ini.

Suhardi Alius berharap, perguruan tinggi lainnya di Indonesia untuk bisa meniru apa yang telah dicetuskan UNP ini.

“Ini embrionya, diharapkan akan bisa ditiru oleh perguruan tinggi lainnya di Indonesia,” katanya kepada media usai kuliah umum dengan tema Tenaga Pendidik Sebagai Agen Terdepan dalam Program Deradikalisasi dan Moderasi di depan ribuan mahasiswa bidik misi UNP yang hadir dalam kegiatan itu.

BACA JUGA  Wawako Bukittinggi Marfendi Gelar Silaturahmi Bersama Santri Gontor Jatim¬†

Menurut Suhardi Halius, yang paling penting dalam menghadapi dinamika global dunia maya. Perlu satu terobosan dengan bagaimana mengenang kembali masa kebangsaan dengan semangat Sumpah Pemuda. Moderasi kebangsaan bisa diturunkan kepada anak didik. Sehingga betul-betul mempunyai konsep yang jelas masalah kebangsaan ini.

Comment