Ekonomi

Baznas Padang Bantu Tenaga Kerja Magang ke Jepang

154
×

Baznas Padang Bantu Tenaga Kerja Magang ke Jepang

Sebarkan artikel ini

PADANG – Baznas Padang Kota Padang membantu 3 orang tenaga kerja magang ke Jepang melalui program G To G antara Pemerintah Jepang (IM Japan) dengan Indonesia. Bantuan Baznas tersebut diserahkan Ketua Baznas Evi Santoso kepada Kadisnakerin Padang Yunisman selanjutnya diserahkan pada ketiga tenaga kerja yang magang ke Jepang tersebut, Rabu (30/7/19).
Dalam kesempatan tersebut Kadisnekerin Padang Yunisman mengharapkan, ketiga tenaker magang tersebut agar bersungguh-sungguh mengikuti magang di Negeri Matahari Terbit Jepang itu. “Sebab, nelihat budaya kerja orang Jepang dengan Indonesia jauh berbeda, di mana orang Jepang pekerja keras. Maka jarang dilihat warga Jepang menganganggur,” ujar Yunisman.
Katanya, sehingga kelak bisa menjadi orang sukses sepulang magang nanti dan menjadi kemaslahatan bagi keluarga dan warga Kota Padang. Maka pandailah beradaptasi dengan irama bekerja di Negeri Jepang tersebut.
Ketika tenaker magang ke Jepang tersebut, Supretno warga Ulu Gadut RT.002 RW.002 Kelurahan Limau Manis Selatan, Ewanda Al Furqonwarga Batuang Taba No.9 RT.005 RW.003 Kelurahan Batuang Taba Nan XX Lubeg dan Untung Fahruddin warga Jalan Paus VI 2 A RT.005 RW.004 Kelurahan Ulak Karang Selatan Padang Utara.
Ketua Baznas Padang Evi Santoso mengatakan, bantuan ini tak terlepas dalam upaya memberikan motivasi kepada warga Kota Padang. Bantuan ini merupakan untuk warga kota yang memiliki KTP dan KK Padang. “Setelah dibantu melalui dana zakat Baznas, tak dimintak dikembalikan dana zakat itu ke Baznas, akan tetapi jika sudah berpenghasilan diharapkan zakatnya disalurkan ke Baznas Padang,” ujar Evi Santoso.
Kemudian, kepada penerima bantuan ada dua permintaan kepadanya, selain menyalurkan zakat ke Baznas kemudian dimintak menjadi duta zakat bagi yang sukses dibantu, seperti bantuan pendidikan ke luar negeri seperti Australia dan lain lain. (rjk)

BACA JUGA  Derita Perantau di Kota Arang, Pulang Kampung tak Bisa Bantuan tak Dapat Pula

Comment