Ekonomi

Jaga Stabilitas Perekonomian, Pemkab Dharmasraya Hibahkan Lahan 5.800 Meter untuk Bulog

134
×

Jaga Stabilitas Perekonomian, Pemkab Dharmasraya Hibahkan Lahan 5.800 Meter untuk Bulog

Sebarkan artikel ini
Bupati Dharmasraya diwakili Pj Sekdakab Jasman Rizal menandatangani NPHD hibah tanah gudang bulog dengan Kepala Kanwil Perum Buliog Sumbar, R Darma Wijaya, di Kantor Kanwil Perum Bulog Padang, Jumat (6/2/2026).Ist

PADANG — Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menyerahkan hibah lahan seluas 5.800 meter persegi kepada Perum Bulog untuk pembangunan gudang pangan. Penyerahan ditandai dengan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) pada Jumat (6/2/2026).

Penandatanganan berlangsung di Kantor Kanwil Perum Bulog Sumatera Barat di Padang. Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani diwakili Penjabat (Pj) Sekdakab Jasman Rizal dengan Kepala Perum Bulog Kanwil Sumatera Barat R Darma Wijaya.

Jasman menyebut penyerahan hibah lahan tersebut sejalan dengan visi pembangunan bupati Dharmasraya sejahtera merata. Pemerintah daerah menyambut respons positif Bulog terkait kebutuhan pembangunan gudang pangan di daerah itu.

“Kami memiliki potensi besar di sektor pangan. Gabah tidak hanya dikonsumsi masyarakat Dharmasraya, tetapi juga dipasarkan ke luar daerah,” ujar Jasman.

Ia menilai kehadiran gudang Bulog memiliki peran penting saat terjadi situasi darurat. Bencana alam atau gangguan distribusi dapat memicu krisis pangan jika tidak diantisipasi dengan stok memadai.

Baca Juga:  Pemprov Sumbar Hapuskan Denda dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor

“Gudang ini akan membantu menjaga ketersediaan stok pangan, tidak hanya beras tetapi juga minyak, gula, dan kebutuhan pokok lainnya,” ujarnya.

Keberadaan gudang tersebut juga dinilai mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah pusat. Stok pangan yang cukup dinilai dapat memastikan program tersebut berjalan optimal.

“Hal yang lebih penting adalah menjaga stabilitas harga pangan di Dharmasraya,” katanya.

Diakuinya, berjalan cepatnya penandatanganan NPHD tersebut tidak terlepas dari respon cepat Bupati Annisa Suci Ramadhani dalam mengembangkan potensi daerah.

Sementara itu, Kepala Perum Bulog Kanwil Sumatera Barat R Darma Wijaya menyebut kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya merupakan langkah strategis untuk memperkuat sistem logistik pangan nasional.

“Kabupaten Dharmasraya selama ini menjadi salah satu basis penyerapan hasil pertanian penting di Sumatera Barat. Kehadiran gudang Bulog di daerah itu akan meningkatkan penyerapan hasil produksi petani sekaligus menjaga ketersediaan stok pangan,” ujarnya..

Baca Juga:  Dilayani Scoot Airlines, Penerbangan Langsung Padang-Singapura akan Dibuka Kembali

Ia menyebut Bulog menargetkan kapasitas awal gudang sekitar 1.000 ton. Kapasitas tersebut masih berpeluang ditingkatkan sesuai kebutuhan ke depan.

Bulog juga merencanakan pembangunan gudang pangan di sejumlah daerah lain di Sumatera Barat pada 2026. Daerah tersebut meliputi Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Solok Selatan, dan Pesisir Selatan.

“Setelah penandatangan ini kita akan langsung lapor ke kantor pusat, untuk segera memulai pembangunan. Ini sesuai dengan Asta Cita Presiden untuk swasembada pangan,”tutupnya.

Setelah penandatanganan NPHD, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya langsung menyerahkan sertifikat Hak Pakai sebagai kelengkapan administrasi hibah lahan. Lahan seluas 5.800 meter persegi tersebut berada di Nagari Koto Padang, Kecamatan Koto Baru, Kabupaten Dharmasraya.(Bdr)