PADANG – Wakil Ketua DPRD Padang Mastilizal Aye harapkan tebing Batang Kuranji dilakukan Normalisasi, kanalisasi pembangunan dinding tebing sungai. Terutama pada bantaran Batang Kuranji di Cubadak Aie Kuranji dan Lubuk Lanciang Nanggalo.
“Karena pemukiman warga serta perumahan yang ada di sekitar bantaran Batang Kuranji di Cubadak Aie dan Lubuk Lanciang direndam air karena meluapnya Batang Kuranji,” sebut Mastilizal Aye di sela sela meninjau rumah warga pasca tereedam banjir, Jumat siang (28/11 /2025).
Dikatakan Aye, setelah 56 tahun lalu, kemudian baru kali ini luapan Batang Kuranji di Daerah Cubadak Aie, Lubuk Lanciang, Perumahan Griper, merendam rumah masyarakat. Luapan air Batang Kuranji disebabkan cuaca ekstrem berupa curah hujan yang tinggi mengguyur dua hari ini belakangan ini.
Curah hujan yang menyisakan bencana bagi masyarakat Kota Padang ini antara lain Selasa – Jumat, 25-28 November 2025. Sehingga, tak terpungkhiri rumah warga menyisakan di air yang bercampur lumpur masuk ke dalam rumah. Sehingga, warga terpaksa melakukan bersih – bersih.
Sebelumnya, kalau warga yang bermukim di Perumahan Kubu Tama dan Banda Gadang Permai setiap hari hujan turun warga sudah bersiap-siap untuk mengungsi. Dengan kondisi seperti ini diharapkan Pemko Padang bersama Pemprov Sumbar melobi pemerintah pusat semoga menormalisasi atau mengkanalisasi Batang Kuranji.
“Hanya dengan upaya normalisasi dan mendinding tebing Batang Kuranji bisa menyelamatkan warga yang bermukim di sekitar bantaran Batang Kuranji di Cubadak Aie dan Lubuk Lanciang,” ujar Aye, pria yang juga Ketua Askot PSSI Padang ini. (drd)







