PADANG – Pemerintah Kota Padang menggelar Sosialisasi Pemberdayaan Organisasi Kemasyarakatan dan Lembaga Swadaya Masyarakat se-Kota Padang. Kegiatan berlangsung di Ruang Abu Bakar Ja’ar, Balai Kota Aia Pacah, Rabu (4/6/2025).
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Padang menjadi penggagas kegiatan ini. Tujuannya meningkatkan sinergi pemerintah dengan masyarakat sipil dalam mendukung pembangunan kota.
Wali Kota Padang menyatakan ormas memiliki peran penting dalam kehidupan sosial dan demokrasi. Ormas bukan sekadar wadah aspirasi, tetapi mitra strategis pemerintah.
“Pertemuan hari ini adalah wujud nyata dari komitmen Pemerintah Kota Padang untuk memberdayakan ormas agar menjadi bagian aktif dan positif dalam mendukung pelaksanaan visi dan misi pembangunan kota,” ujar Fadly Amran.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi dengan ormas dalam mewujudkan Padang sebagai kota pintar dan kota sehat. Hal itu sejalan dengan program unggulan “Sinergi Nagari”.
Fadly menyampaikan lima peran strategis ormas. Di antaranya menjadi corong informasi, mitra pengawasan sosial, pendorong partisipasi publik, penggerak potensi lokal, dan pelaku ketahanan sosial.
Saat ini tercatat 207 ormas terdaftar di Badan Kesbangpol Kota Padang. Terdiri dari 188 ormas sosial, 11 kepemudaan, dan 8 keagamaan.
“Pemerintah Kota Padang sangat terbuka terhadap keberadaan ormas. Saya mengajak seluruh pimpinan ormas untuk terus meningkatkan kapasitas organisasi dan menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak,” kata Fadly Amran.
Yeni Nel Ikhwan dari Kemenkumham Sumbar dan Asrol Hendra dari Polresta Padang hadir sebagai narasumber. Fadly berharap kegiatan ini memperkuat sinergi ormas dan pemerintah dalam mewujudkan kejayaan kota. (Bdr)







