Peristiwa

Pengerjaan Dam Tebing SDN 28 Ambruk, CV Excellent Terancam Disanksi Disdik Agam 

574
×

Pengerjaan Dam Tebing SDN 28 Ambruk, CV Excellent Terancam Disanksi Disdik Agam 

Sebarkan artikel ini

BUKITTINGGI — Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Agam Isra menegaskan akan memberi sanksi kepada CV. Excellent sesuai ketentuan, jika pekerjaan dam SDN 28 Selasa Tangah, Kecamatan Baso tidak selesai 100 persen setelah kontrak berakhir.

“Semuanya pengadaan barang dan jasa ada aturannya. Kita sesuaikan dgn ketentuan,” ujar Isra, Jumat pagi (2/9/2022).

Menurut dia, pekerjaan dam tebing SDN Selasa Tangah dikerjakan CV. Excellent belum ada pembayaran apapun.

“Bagi kami, kalau pekerjaan diterima kalau tuntas. Jadi kita dinas belum ada yang dirugikan karena belum ada juga pembayaran,” paparnya.

“Pertama saya sampaikan bahwa pekerjaan dam SD tersebut oleh rekanan sedang proses pengerjaan. Pekerjaan belum ada pembayaran apapun,” tambahnya.

Baca Juga:  Cuaca Ekstrem Makan Korban, Nelayan Tewas Dihantam Gelombang Besar 

“Jadi dengan kejadian saat ini (runtuhnya pasangan dam dari batu kali-red) tentu itu musibah bagi rekanan. Kami sudah perintahkan agar rekanan segera menuntaskan pekerjaannya. Rekanannya pun bertanggung jawab sepenuhnya,” tukasnya.

Disampaikan, sesuai hasil cek kami kelapangan kemarin, semua pemasangan dam dibongkar lagi, dan diulang kembali.

Pekerjaan pembangunan dam tebing SDN 28 Selasa Tangah, Kecamatan Baso Kabupaten Agam tiba-tiba hancur padahal pekerjaan telah mendekati volume 100 persen.

Beruntung tidak ada korban jiwa ditimbulkan dengan hancurnya dam tebing setinggi kurang lebih 4 meter dari batu kali itu, lantaran saat peristiwa terjadi tidak ada warga melewati jalan setapak di lokasi.

Kepala Tukang Eri kepada wartawan Kamis (1/9/2022) mengatakan, pelaksana proyek dam tebing adalah CV. Excellent.

Baca Juga:  Sisi Lain Demo Berjilid-Jilid Massa Air Bangis, Warga Kota Padang Mulai Resah

“Pekerjaan sebenarnya sudah selesai. Kurang lebih sudah 5 Minggu kami bekerja,” ucapnya seraya mengatakan, pasir digunakan kurang bagus.

“Pasir dari mana wak (saya) ndak tahu. Kalau adukkanya 1 : 3 yakni, tiga gerobak penuh pasir dan satu sak semen,” paparnya.

Eri tidak membantah adukan pasir dengan semen sedikit rapuh. “Pasirnya yang kanai,” ucap Eri.

Untuk diketahui, dam tebing SDN 28 Selasa Tangah dari pasangan batu kali runtuh pada Selasa sore (30/8/2022).

Pekerjaan dam SDN 28 Salasa Tangah, Jorong Salasa Tangah, Nagari Padang Tarok, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam dikerjakan dengan nilai kontrak Rp199 juta lebih.

Masa pekerjaan selama 90 hari kelender dimulai dari 24 Juni – 21 September 2022. (amr)