Pendidikan

Muhadharah MTsN 1 Padang Cetak Kader Dai dan Orator Masa Depan

669
×

Muhadharah MTsN 1 Padang Cetak Kader Dai dan Orator Masa Depan

Sebarkan artikel ini

PADANG – Muhadharah yang digelar setiap Jumat pagi di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota Padang memiliki multi nilai dan manfaat. Salah satu dari manfaat tersebut  bisa membentuk kader Dai dan Orator masa depan. Hal itu terlihat nyata dari penampilan para pelaksana Muhadharah Jumat, (2/9/22) di aula serbaguna yang menguraikan isi materi dakwahnya dengan berapi-api, lantang, dan penuh semangat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Madrasah Isrizal, Wakur Idra Putri, Wakasis Hj. Maryani Sastera, Wakahumas Dafril Tuanku Bandaro, guru, pegawai, dan empat ratus lima puluhan siswa kelas VIII dan IX shif pagi.

Tampilan pelaksana Muhadharah dari kelas VIII.4 dibawah bimbingan walikelas Ausah mampu menarik perhatian, memukau, mencerahkan, dan bernilai edukasi. Semuanya berorasi layaknya seorang Orator yang mampu menguasai audiensnya.

Baca Juga:  SE Wako Padang Belum Diberlakukan, Sekolah Tatap Muka di Padang Lanjut

Adapun peserta yang tampil dalam Muhadharah tersebut yaitu, MC tiga bahasa Alifia (Bahasa Inggris), Kheyla (Bahasa Indonesia), Khalisya (Bahasa Arab), Anaya dan Indah (pembaca kalam Illahi sari tilawah), Anaya dan Zazkiya (pidato), Anaya dan Aini (tahfizh), Kheysa, Keken, Najma (nasyid) Nadya dkk (Asmaul Husna) , Irsyadul (Doa)

Ustadz Irfan Hikmah (guru Bahasa Arab) dalam taushiyahnya yang berjudul “Shalawat” dengan bahasa yang fasih menguraikan dua keutamaan Shalawat yaitu, akan mendapatkan syafaat dan dikenali oleh sang rasul yang dicintai nabi Muhammad SAW. Dalam penyajian materinya Irfan mengutip kisah seorang Syufiyah Rabiatul ‘Adawiyah yang paling populer dan lidahnya basah dengan shalawat yang patut diteladani ketaatannya.

Baca Juga:  Rektor Serahkan 115 SK Dosen Baru UNP Padang

Sementara itu Waksis Hj. Maryani Sastera terus memberikan koreksi terhadap penampilan pelaksana muhadharah demi meningkatkan mutu dan kualitas terutama tentang pembacaan Dzikir Asmaul Husna.

Muhadharah wadah untuk membentuk kader Dai dan Orator masa depan yang akan menyampaikan misi dakwahnya Rasulullah. “Kepada peserta  dingatkan agar mengikuti, menyimak, memahami, menghayati, dan mengambil pesan dari semua tampilan untuk di aplikasikan dalam keseharian, “katanya. (drd)