Peristiwa

Hulu Batang Lengayang Memprihatinkan, Jembatan Gantung Kampung Akad Dikepung Material

6
×

Hulu Batang Lengayang Memprihatinkan, Jembatan Gantung Kampung Akad Dikepung Material

Sebarkan artikel ini

KAMBANG – Kondisi aliran Sungai Batang Lengayang di wilayah hulu, tepatnya di bawah Jembatan Gantung Kampung Akad, membutuhkan penanganan segera. Tumpukan batu, kerikil dan sedimen yang menggunung telah menyumbat lebih dari separuh badan sungai dan mengubah jalur aliran air.

Dari pantauan di lokasi, Sabtu (17/10/2026), terlihat endapan material yang luas membentuk daratan baru di tengah sungai. Aliran air yang seharusnya mengalir lebar, kini terpecah dan menyempit, hanya menyisakan alur kecil di sisi jembatan. Kondisi ini terlihat jelas dari atas jembatan gantung.

Pendangkalan ekstrem ini dikhawatirkan akan memicu dampak serius jika tidak segera dikeruk, pertama ancaman Banjir: Saat curah hujan tinggi di hulu, air tidak memiliki jalur yang cukup untuk mengalir, berpotensi meluap ke pemukiman dan lahan pertanian warga di sekitar Kampung Akad.

Baca Juga:  Eksekusi Lahan di Jalan Gajah Mada Sempat Macetkan Arus Lalu Lintas

Kedua, ancaman Infrastruktur: Tumpukan material yang menekan tiang dan struktur bawah Jembatan Gantung dapat membahayakan konstruksi jembatan yang menjadi akses vital warga.

Ketiga, perubahan alur sungai, karena sedimentasi yang dibiarkan akan terus mendorong air menggerus tebing di sisi berlawanan, menyebabkan abrasi lahan.

Warga berharap Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terkait, baik melalui Dinas PUPR, BPBD, maupun Balai Wilayah Sungai, dapat segera menurunkan alat berat untuk melakukan pengerukan dan normalisasi sungai di titik tersebut sebelum musim hujan puncak tiba.

Upaya pengerukan ini bukan hanya soal mengembalikan fungsi sungai, tapi juga soal menjaga keselamatan warga yang menggantungkan hidup dan aksesnya pada Jembatan Gantung Kampung Akad. (*/drd)

Baca Juga:  Pemko Bukittinggi Bersama BI dan Bulog Gelar Gerakan Pasar Murah 2026