AGAM – Komitmen BRI mendorong peningkatan kualitas pendidikan daerah terus mewujud nyata di Kabupaten Agam. Melalui program BRI Peduli Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), BRI menyalurkan bantuan sarana dan prasarana senilai Rp250 juta untuk SD Negeri 08 Koto Gadang, Kamis (23/7/2026).
Pimpinan BRI Agam, Kurniadi menyerahkan secara langsung bantuan bernilai ratusan juta rupiah tersebut di kompleks sekolah. Penyerahan bantuan ini menjadi wujud kepedulian BUMN perbankan tersebut dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak, aman, dan nyaman.
Fasilitas sekolah yang memadai menjadi modal utama mengoptimalkan proses belajar mengajar para murid. BRI hadir mengambil peran aktif memenuhi kebutuhan prasarana sekolah demi mencetak generasi penerus yang unggul di Kabupaten Agam.
Bantuan hibah sarpras ini mencakup pengerjaan perbaikan serta pengadaan berbagai sarana pendukung kegiatan belajar. Langkah ini diharapkan mampu mendongkrak semangat para siswa dan guru dalam menjalankan proses pendidikan harian.
Kepala Sekolah SD Negeri 08 Koto Gadang, Fisri Yenni menerima langsung bantuan tersebut dengan rasa haru dan apresiasi mendalam.
“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada BRI atas perhatian dan bantuan yang sangat berharga ini. Dukungan sarana prasarana ini akan kami manfaatkan sebaik-baiknya demi meningkatkan kualitas pembelajaran murid-murid di sekolah kami,” ujar Fisri.
Sementara itu, Pimpinan BRI Agam, Kurniadi menegaskan bahwa penyaluran program TJSL ini merupakan investasi sosial jangka panjang BRI untuk kemajuan dunia pendidikan di daerah.
“Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk komitmen nyata BRI Peduli dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Kami berharap fasilitas baru ini dapat menunjang kenyamanan belajar mengajar serta melahirkan prestasi-prestasi baru dari anak-anak SD Negeri 08 Koto Gadang,” kata dia.
Serah terima bantuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara dunia perbankan BUMN dan lembaga pendidikan daerah. Dukungan berkelanjutan ini siap memberi dampak positif langsung bagi tumbuh kembang para murid di Koto Gadang. (Bdr)







