Sumatera Barat

Daffa Hadaya, Tuna Netra yang Hafal 30 Juz dan Bawa Nama Sumbar di MTQ Nasional

15
×

Daffa Hadaya, Tuna Netra yang Hafal 30 Juz dan Bawa Nama Sumbar di MTQ Nasional

Sebarkan artikel ini
Daffa Hadaya

PADANG – Daffa Hadaya menjadi salah satu qari muda yang membawa nama Sumatera Barat pada MTQ Nasional XXXI di Semarang, Jawa Tengah. Keterbatasan penglihatan sejak lahir tidak menghalanginya menghafal Al-Qur’an hingga 30 juz.

Daffa mengikuti cabang hafalan 20 juz. Ia tidak tampil pada kategori tuna netra. Ia memilih kategori umum. Pada MTQ Nasional XXXI, golongan 20 juz masuk cabang Hafalan Al-Qur’an yang menilai tahfiz, tajwid, dan fasahah.

Bungsu dari dua bersaudara itu lahir tanpa kemampuan melihat. Ia menjalani masa kecil tanpa mengenal dunia melalui penglihatan. Daffa mengenali lingkungan melalui sentuhan, pendengaran, ingatan, serta pengalaman yang ia rasakan.

“Saya dari lahir sudah tidak bisa melihatnya,” katanya.

Keterbatasan tersebut tidak membuat Daffa berhenti belajar. Ia terus menggali kemampuan. Ia yakin kesungguhan dapat membawanya meraih prestasi.

“Saya yakin, dengan sungguh-sungguh saya akan bisa,” tambahnya.

Daffa kini tercatat sebagai siswa MAN 2 Tanah Datar. Ia sudah menghafal Al-Qur’an 30 juz. Kemampuan tersebut ia bangun melalui proses panjang. Ia mengenal bacaan Al-Qur’an dari lantunan ayat yang terdengar melalui pengeras suara masjid.

“Kalau untuk hafal saja alhamdulillah sudah 30 juz, tapi untuk berlomba masih di 20 juz,” katanya.

Baca Juga:  HUT ke-75, IDI Sumbar Beri Layanan Kesehatan Gratis di Nagari Sisawah

Daffa juga mendapat dukungan kuat dari kedua orang tuanya. Dukungan tersebut membantu dirinya menjalani proses menghafal. Ia terus menambah hafalan dari satu ayat ke ayat berikutnya.

“Saya juga mendapatkan dorongan dari kedua orang tua. Mereka sangat mendukung, menunjukkan dan mengarahkan,” ujarnya.

Perjuangan itu membuahkan prestasi. Daffa meraih juara 1 MTQ tingkat Provinsi Sumatera Barat 2025 di Kota Bukittinggi. Ia juga meraih juara 1 MHQ se-ASEAN 2025. Pada Grand Final MHQ se-ASEAN yang digelar Yayasan Syekh Ali Jaber pada Maret 2025, Daffa meraih nilai sempurna 400 poin.

Prestasi lain ia raih pada Madrasah Fest 2023. Daffa menjadi juara 2 tingkat nasional kategori MHQ tingkat MTs. Ia juga meraih juara 2 MTQ tingkat Provinsi Sumbar di Solok Selatan. Pada MTQ Kabupaten Tanah Datar, ia meraih juara 1 di Pariangan pada cabang 15 juz tilawah. Sebelumnya, ia meraih juara 2 pada MTQ Kabupaten Tanah Datar 2024.

Perjalanan Daffa dimulai sejak usia sembilan tahun. Ia mengikuti MTQ tingkat Kabupaten Tanah Datar di Kecamatan Batipuh pada kategori nontilawah. Saat itu ia meraih juara 3. Pada MTQ tingkat Provinsi Sumbar di Padang Panjang 2021, ia meraih juara harapan 3. Setahun kemudian, ia meraih juara 2 pada MTQ Kabupaten Tanah Datar cabang 1 juz tilawah.

Baca Juga:  Pemprov Sumbat Tetapkan 14 Hari Tanggap Darurat

Daffa tidak hanya mendalami hafalan Al-Qur’an. Ia mempelajari ilmu sosial dan Bahasa Inggris. Ia juga sesekali bernyanyi. Ia ingin mengembangkan kemampuan di berbagai bidang.

Ke depan, Daffa bercita-cita menjadi pendakwah sekaligus guru ilmu sosial. Ia ingin ilmu yang dimiliki memberi manfaat bagi orang lain.

“Maaf, selama ini mungkin ada yang mengatakan dengan belajar ilmu lain hafalan Al-Qur’an kita bisa hilang, saya rasa tidak jika kita sungguh-sungguh,” katanya.

Daffa merupakan putra Mulyandri, Kepala MTsN 3 Mandailing Tanah Datar, dan Harmayesi, guru Bahasa Inggris. Ia lahir di Bukittinggi, 20 Desember 2011. Pendidikan dasarnya dilanjutkan di MTsN 6 Tanah Datar. Kini ia menempuh pendidikan di MAN 2 Tanah Datar.

Daffa kembali membawa Sumbar pada MTQ Nasional XXXI di Semarang. Ia berharap pengalaman sebelumnya menjadi bekal untuk tampil maksimal. Ia pernah mewakili Sumbar pada MTQ Nasional di Kalimantan Timur. Hasil belum berpihak kepadanya saat itu.

“Sebenarnya saya sudah sempat tampil mewakili Sumbar di MTQ Nasional di Kalimantan Timur, tapi belum beruntung. Doakan kali ini saya bisa tampil maksimal,” harapnya. (Bdr)