Peristiwa

Perbaikan IPA Gunung Pangilun Dimulai, Perumda AM Padang Targetkan Layanan Air Pulih Desember 2026

11
×

Perbaikan IPA Gunung Pangilun Dimulai, Perumda AM Padang Targetkan Layanan Air Pulih Desember 2026

Sebarkan artikel ini
Para pekerja dari PT Hutama Karya sudah memulai pekerjaan rehabilitasi IPA Gunung Pangilun, Selasa (21/7/2026). Ist

PADANG – Perumda Air Minum Kota Padang bersama PT Hutama Karya (Persero) resmi memulai pekerjaan rehabilitasi dan rekonstruksi fasilitas pengolahan air di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun, Senin (21/7/2026).

Pekerjaan difokuskan pada perbaikan dua unit accelerator sebagai bagian dari percepatan pemulihan infrastruktur air bersih pascabencana.

Pekerjaan tersebut menjadi bagian dari proyek penanganan tanggap darurat dan rehabilitasi infrastruktur air bersih untuk mengembalikan kapasitas produksi serta meningkatkan kualitas distribusi air kepada pelanggan Perumda Air Minum Kota Padang.

Sebelum pekerjaan dimulai, PT Hutama Karya melaksanakan (checklist) dokumen pelaksanaan yang meliputi tahap persiapan, proses pekerjaan, hingga langkah setelah pekerjaan selesai. Tim juga memverifikasi kesiapan alat, bahan, dokumentasi, kondisi awal fasilitas, serta prosedur pelaksanaan agar seluruh tahapan berjalan sesuai standar.

Sejak bencana melanda, Perumda AM Kota Padang bergerak cepat melakukan berbagai langkah penanganan di lapangan. Pelaksanaan proyek dilakukan melalui koordinasi intensif dengan Kementerian Pekerjaan Umum, khususnya Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Provinsi Sumatera Barat, Satuan Kerja Pelaksanaan Cipta Karya, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Air Minum, Manajemen Konstruksi, serta Perumda Air Minum Kota Padang.

Baca Juga:  Wako Bukittinggi Lantik Pejabat Pengawas dan Fungsional

Seluruh proses rehabilitasi dan rekonstruksi ditargetkan selesai pada 22 Desember 2026. Infrastruktur yang dibangun dirancang sesuai ketentuan teknis agar memiliki ketahanan jangka panjang dan mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

Kasubag Humas dan Protokoler Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein, mengatakan proyek tersebut merupakan bentuk komitmen bersama dalam mempercepat pemulihan layanan air bersih bagi masyarakat setelah bencana.

“Perbaikan ini menjadi bagian dari upaya mempercepat pemulihan infrastruktur air bersih pascabencana agar kapasitas produksi dan kualitas distribusi air kepada pelanggan dapat kembali optimal,” ujar Adhie.

Ia menjelaskan keberhasilan proyek sangat bergantung pada sinergi seluruh pihak yang terlibat, mulai dari pemerintah, pelaksana proyek, hingga masyarakat. Menurutnya, infrastruktur yang dibangun diharapkan dapat beroperasi secara optimal dalam jangka panjang.

Baca Juga:  DPC Grib Jaya Bukittinggi Berharap Kolaborasi dengan Pemerintah Terlaksana

Diketahui IPA Gunung Pangilun di Kota Padang dibangun oleh perusahaan asal Prancis, Degrémont (Grémont). Pembangunan fasilitas air bersih ini mulai dilaksanakan pada tahun 1957 dan proyeknya selesai serta beroperasi pada tahun 1968. Berkaca dari umurnya tersebut maka IPA tersebut harus mendapatkan rehabilitasi yang sesuai dengan kondisi air baku sekarang.

“Kecepatan penanganan di lapangan serta sinergi semua pihak menjadi kunci keberhasilan proyek ini. Kami berharap seluruh infrastruktur yang diperbaiki dapat berfungsi dengan baik dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat,” katanya.

Adhie juga mengimbau seluruh pelanggan Perumda Air Minum Kota Padang untuk menggunakan air secara bijak selama proses pekerjaan berlangsung. Pelanggan diminta menampung air pada wadah yang tersedia sebagai cadangan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Kami mengimbau pelanggan untuk berhemat menggunakan air dan menampung air selama pengaliran masih berlangsung. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Seluruh pekerjaan dilakukan demi meningkatkan kualitas layanan air bersih kepada masyarakat,” tutupnya.(Bdr)