Peristiwa

Proyek Jalan di Ruas Maransi, Kota Padang Senilai Rp13 Miliar Lebih Jadi Sorotan

2
×

Proyek Jalan di Ruas Maransi, Kota Padang Senilai Rp13 Miliar Lebih Jadi Sorotan

Sebarkan artikel ini

PADANG — Proyek penyelenggaraan jalan paket ke 17 Kota Padang, tepatnya di ruas Jalan Maransi, Kelurahan Aie Pacah, Kecamatan Koto Tangah, tahun anggaran 2026 senilai Rp13 miliar lebih di Dinas PUPR Padang, kembali jadi sorotan publik.

Berdasarkan pantauan di lapangan buruknya mutu Job Mix Formula (JMF – red) guna menjamin mutu dan kekuatan struktur untuk menjaga konsistensi campuran mortar pada pondasi pasangan batu, digalian saluran dangkal di sisi kiri dan kanan bahu jalan, terlihat rapuh.

Pasangan batu kali proyek drainase ruas Jalan Maransi

Bukan hanya itu, ukuran diameter pada pasangan batu yang telah dipasang ditemukan kecil/tidak lebar.

Parahnya lagi, mortar kering (Tanpa Air – red) berwarna kopi susu ditimbun hingga setengah dari kedalaman galian saluran

Baca Juga:  Gubernur Mahyeldi Sambut Pulang Basamo Angkatan 86 SMAN 1 Bukittinggi

Lalu mereka para pekerja menimpal kembali timbunan tersebut dengan batu pasangan.

Usman 64 tahun salah seorang warga setempat dikonfirmasi, mengaku kecewa melihat mutu dari hasil pelaksanaan proyek peningkatan jalan ini. “Pasangan batu pada saluran yang dangkal harus dibongkar,” ujarnya ketus.

Menurut Usman, pemerintah selaku penyelenggara proyek harusnya mengutamakan mutu pada setiap pekerjaan yang dibiayai dari anggaran negara, ungkapnya kesal.

Ia berharap kepada Aparatur Penegak Hukum (APH – red) segera menyelidiki guna mengusut adanya dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan proyek ini, ujarnya berharap.

Menanggapi hal tersebut Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga, PUPR Kota Padang, Ihsanul Rizki, selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Kamis (10/9/2026) di kantornya enggan berkomentar banyak. Ia mengatakan, konfirmasikan sama konsultan nanti dikirimkan nomor Hp nya, ” Bagaimana saya menjawabnya semua data dokumentasi berada ditangan konsultan,” ungkapnya.(shb)

Baca Juga:  Api tak Terkendali, Dishut Sumbar Minta Bantuan Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan dan Lahan