PADANG — Hujan lebat disertai angin kencang memicu pohon tumbang di dua lokasi berbeda di Kota Padang, Kamis pagi (21/5/2026). Tim gabungan BPBD dan Satpol PP Kota Padang langsung bergerak melakukan pembersihan material pohon demi menjaga keselamatan masyarakat dan memulihkan akses jalan.
Peristiwa pertama terjadi di Jalan Sutan Syahrir, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Padang Selatan, tepat di kediaman Aziar Anas. Pohon rambutan sepanjang sekitar 15 meter dengan diameter 80 sentimeter tumbang pada pukul 06.18 WIB.
Pohon tersebut menimpa sebagian bangunan musholla dan menghambat akses jalan warga sekitar. Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun kerugian material yang dilaporkan dalam kejadian itu.
Anggota Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana BPBD Kota Padang di bawah komando Kalaksa BPBD dan Kabid Kedaruratan langsung turun ke lokasi untuk melakukan pemotongan serta pembersihan batang pohon.
Proses evakuasi melibatkan BPBD Kota Padang, Babinsa, Kasi Trantib kelurahan, RT/RW, dan warga setempat. Material pohon berhasil dibersihkan sehingga akses jalan kembali normal.
Sementara itu, lokasi kedua terjadi di depan Posyandu Lansia Ayah Bunda, Jalan Jakarta, RT 001/RW 011, Kelurahan Ulak Karang Utara, Kecamatan Padang Utara.
Tim TRC Satlinmas Regu 1 Satpol PP Kota Padang melakukan pembersihan pohon tumbang bersama perangkat kelurahan dan pengurus RT/RW setempat. Kegiatan dipimpin Kasi Linmas dan Kasi Binpot di bawah penanggung jawab Kasat Pol PP serta Plt Kabid Linmas.
Kegiatan penanganan tersebut juga mendukung Program Padang Rancak yang bertujuan mewujudkan lingkungan kota yang bersih, aman, dan tertata. Kondisi di kedua lokasi dilaporkan aman dan terkendali.
Kalaksa BPBD Kota Padang Hendri Zulviton mengatakan pohon tumbang akibat cuaca ekstrem sempat mengganggu aktivitas masyarakat dan menimpa bangunan musholla.
“Pohon tumbang akibat hujan dan angin kencang ini sempat menimpa bagian bangunan musholla dan menghambat akses jalan warga. Anggota TRC PB BPBD sudah langsung diturunkan ke lapangan untuk melakukan pembersihan agar kondisi segera kembali normal,” ujar Hendri Zulviton.
Ia juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat hujan deras disertai angin kencang. “Kami juga mengimbau kepada seluruh warga agar tetap waspada di saat hujan yang disertai angin kencang. Demi keselamatan, hindari berteduh atau memarkirkan kendaraan di bawah pohon karena sangat rawan tumbang,” tambahnya. (Bdr)







