Kota Padang

Wali Kota Padang Mulai Pembangunan Hunian Tetap Penyintas Banjir Bandang

99
×

Wali Kota Padang Mulai Pembangunan Hunian Tetap Penyintas Banjir Bandang

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Padang Fadly Amran meletakkan batu pertama pembangunan hunian tetap bagi penyintas banjir bandang di Kawasan Kampung Talang, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kamis (29/1/2026). Ist

PADANG — Wali Kota Padang Fadly Amran meletakkan batu pertama pembangunan hunian tetap bagi penyintas banjir bandang di Kawasan Kampung Talang, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kamis (29/1/2026).

Pembangunan sebanyak 10 unit hunian tetap berdiri di atas lahan seluas 1.800 meter persegi. Hunian tersebut menggantikan Hunian Sementara Sehat dan Layak yang sebelumnya ditempati warga Kaum Suku Tanjuang di kawasan Pangka Jembatan Batu Busuk RT 03 RW 04.

Direktur utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar, Ketua Kamar Dagang dan Industri Sumatera Barat Buchari Bachter, Wakil Ketua DPRD Sumbar Nanda Satria, Ketua IJTI Pengda Sumbar Defri Mulyadi, serta pihak terkait turut menghadiri kegiatan tersebut.

Fadly Amran menegaskan penyediaan hunian layak bagi warga terdampak bencana menjadi prioritas utama Pemerintah Kota Padang. Pemulihan pascabencana tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat, ujar Fadly Amran.

Baca Juga:  Fadly Amran Resmi Pimpin IKTD Sumbar, Ajak Perantau Satukan Visi

Ia mengapresiasi kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan hunian tetap tersebut. Dukungan datang dari Kadin, para donatur, serta ninik mamak Suku Tanjuang yang menghibahkan lahan, ujar Fadly Amran.

Fadly Amran menyampaikan Pemerintah Kota Padang juga menyiapkan pembangunan sekitar 500 unit hunian tetap. Pembangunan direncanakan tersebar di Balai Gadang, Simpang Haru, dan Lambung Bukit, ujar Fadly Amran.

Ia menambahkan usulan pembangunan hunian tetap telah disampaikan kepada pemerintah pusat. Dukungan juga datang dari Yayasan Buddha Tzu Chi serta sejumlah donatur lainnya, ujar Fadly Amran.

Ketua Kadin Sumbar Buchari Bachter menyatakan pembangunan hunian tetap di Kampung Talang menjadi bentuk kepedulian Kadin terhadap daerah terdampak bencana. Proyek tersebut melibatkan kolaborasi Kadin, PT Semen Padang, dan Universitas Andalas, ujar Buchari Bachter.

Baca Juga:  100 KK Terdampak Bencana Pauh Tempati Huntara Mandiri Kapalo Koto

Buchari Bachter menjelaskan pembangunan menggunakan teknologi Sepa Block produksi PT Semen Padang. Teknologi tersebut memungkinkan proses konstruksi berlangsung cepat dengan target penyelesaian sekitar 30 hari. Proyek ini menjadi percontohan pertama di Sumatera, ujar Buchari Bachter.

Direktur utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar menegaskan perusahaan memberikan dukungan penuh melalui penyediaan semen dan produk inovatif Sepa Block. Produk tersebut dirancang ramah gempa dan sesuai diterapkan di wilayah rawan bencana, ujar Pri Gustari Akbar. (Bdr)