Sumatera Barat

Pemprov Sumbar dan PNP Kembangkan Nagari Creative Hub

260
×

Pemprov Sumbar dan PNP Kembangkan Nagari Creative Hub

Sebarkan artikel ini
Wagub Sumbar, Vasko Ruseimy menerima kunjungan Direktur PNP, Surfa Yondri, beserta jajaran di Ruang Temu Wakil Gubernur Sumbar, Rabu (6/8/2025).Ist

PADANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terus memperkuat dukungan terhadap pendidikan vokasional di daerah. Salah satunya melalui kolaborasi dengan Politeknik Negeri Padang dalam mengembangkan program Nagari Creative Hub.

Program ini digagas sebagai pusat kreativitas dan pemberdayaan generasi muda di setiap nagari. Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy menilai penguatan sumber daya manusia di bidang digital sangat penting untuk menunjang Nagari Creative Hub.

“Di Sumbar, kita butuh pengembangan bisnis digital. Karena itu, kami menggagas Nagari Creative Hub yang memerlukan banyak ahli digital di berbagai aspek,” ujar Vasko.

Nagari Creative Hub dirancang sebagai pusat inovasi dan kegiatan produktif masyarakat nagari, terutama generasi muda. Fasilitasnya akan dilengkapi akses internet gratis, sudut UMKM, dan Teras Nagari sebagai ruang kreatif kolaboratif untuk mendorong kemajuan desa secara inklusif.

Baca Juga:  Dampak Bencana Meluas di Sumbar, Data Kerugian Sementara Hampir Rp5 Miliar

Pemprov Sumbar juga menyiapkan pelatihan dan pendampingan bagi pemuda nagari agar mampu memanfaatkan teknologi digital dalam pengembangan usaha. Vasko berharap program ini membuat pemuda tidak perlu merantau untuk mencari pekerjaan, namun dapat menciptakan lapangan kerja di kampung halaman.

Selain fokus digital, pemerintah daerah mendorong pengembangan pariwisata berbasis masyarakat. Warga lokal diharapkan terlibat langsung dalam pengelolaan destinasi wisata di nagari dan desa.

“Kami ingin masyarakat terlibat langsung dalam pengelolaan objek wisata di daerah mereka. Dengan begitu, nilai ekonomi dari sektor pariwisata bisa dinikmati masyarakat dan tetap mempertahankan nilai-nilai budaya lokal,” jelas Vasko.

Pemerintah juga mengajak pelaku industri pariwisata mengembangkan paket wisata berbasis kearifan lokal dan berwawasan lingkungan.

Baca Juga:  Pemprov Sumbar Siapkan Seminar Nasional Bahas Kiprah Rahmah El Yunusiyah

Direktur Politeknik Negeri Padang Surfa Yondri menyambut baik kolaborasi ini. Ia menyebut lulusan PNP selama ini lebih banyak merantau karena sistem pendidikan politeknik dirancang menyiapkan lulusan siap kerja dalam waktu singkat, yakni 3 hingga 6 bulan setelah lulus.

“Destinasi lulusan kami masih dominan ke luar Sumbar, ke perantauan dari dulu hingga kini,” ungkap Surfa.

Untuk menjawab tantangan tersebut, PNP telah mengembangkan program Lapak Digital. Program ini menjadi bentuk dukungan terhadap digitalisasi UMKM dan penciptaan ekosistem kerja berbasis teknologi.

Kolaborasi Pemprov Sumbar dan PNP diharapkan menjadi fondasi percepatan pembangunan nagari yang mandiri, produktif, dan berbasis teknologi. (Bdr)