PADANG – Barisan Muda Kosgoro 1957 Sumatera Barat resmi mengukuhkan kepengurusan baru untuk periode 2025–2030. Feriyanto Irawan ditetapkan sebagai Ketua, Agung Hartono sebagai Sekretaris, dan Syahrul Padly Islami sebagai Bendahara.
Pengukuhan dilakukan oleh Dewan Penasehat Barisan Muda Kosgoro 1957, Weno Aulia Durin, melalui prosesi penyerahan bendera pataka kepada pengurus baru. Kegiatan ini berlangsung khidmat dan disaksikan oleh sejumlah tokoh serta kader Kosgoro dari berbagai daerah.
Kepengurusan ini terbentuk usai melalui tahapan Musyawarah Daerah yang berjalan secara resmi dan demokratis. Seluruh peserta sepakat memilih figur muda dan energik untuk memimpin organisasi lima tahun ke depan.
Dalam sambutannya, Weno Aulia Durin menyampaikan harapan agar pengurus baru mampu meningkatkan kegiatan dan eksistensi organisasi. Ia menekankan pentingnya menunjukkan kehadiran organisasi secara nyata di tengah masyarakat.
“Ini adalah barisan muda, ada darah muda yang selalu bisa menunjukan keberadaan organisasi ini di tengah-tengah masyarakat,” kata Weno Aulia Durin.
Weno menilai regenerasi di tubuh organisasi menjadi keharusan. Semangat muda yang energik harus dipadukan dengan nilai-nilai ideologis Kosgoro untuk menjaga relevansi perjuangan di era saat ini.
Ia juga berharap kepengurusan baru mampu berperan aktif dalam isu-isu sosial, kepemudaan, dan keorganisasian, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Sementara itu, Ketua Barisan Muda Kosgoro 1957 Sumatera Barat, Feriyanto Irawan, menegaskan pihaknya akan segera bergerak cepat pasca pengukuhan. Konsolidasi internal menjadi agenda utama dalam waktu dekat.
“Kita langsung tancap gas untuk konsolidasi. Mulai dari tingkat kabupaten dan kota. Sampai tingkat kecamatan, nagari, dan desa,” ujar Feriyanto Irawan.
Ia menyebut, kekuatan organisasi tidak hanya terletak pada struktur, tetapi juga soliditas kader dan kejelasan arah gerakan. Barisan Muda Kosgoro harus hadir menjawab tantangan zaman.
Feriyanto menambahkan, ke depan organisasi akan fokus pada penguatan kaderisasi, program kerja yang menyentuh masyarakat, serta kerja sama dengan elemen kepemudaan lain.
“Kita ingin Barisan Muda Kosgoro jadi bagian penting pembangunan daerah dan menjadi ruang tumbuhnya kader-kader unggul,” tegasnya.
Kehadiran pengurus baru diharapkan membawa semangat pembaruan. Tidak hanya menjaga marwah organisasi, tetapi juga membuka ruang kolaborasi lintas sektor.
Momentum pelantikan ini menjadi titik awal bagi Barisan Muda Kosgoro Sumbar untuk meningkatkan peran strategis dalam pembangunan sosial, ekonomi, dan kepemudaan.
Dengan semangat muda dan jaringan yang luas, organisasi ini bertekad mengisi ruang publik dengan aktivitas produktif yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat. (Bdr)







