Peristiwa

Dua Kampung Direndam Banjir di Pesisir Selatan

444
×

Dua Kampung Direndam Banjir di Pesisir Selatan

Sebarkan artikel ini
Camat Sutera, Dailipal meninjau lokasi banjir di Kampung Tanjung Gadang dan Bukik Kaciak, Nagari Ampiang Parak Timur kemarin. (ist)

PESSEL- Peristiwa banjir kembali melanda Pesisir Selatan. Kali ini merendam dua kampung di Nagari Ampiang Parak Timur, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan.

Banjir tersebut terjadi pada Rabu (22/1/2025) dini hari yang menggenangi Kampung Tanjung Gadang dan Bukik Kaciak.

Menurut Camat Sutera, Dailipal, Rabu (22/1/2025), bencana banjir disebabkan oleh curah hujan tinggi sejak siang hingga malam hari kemarin.

Kemudian tidak lancarnya saluran air di pemukiman masyarakat serta anak sungai yang bermuara di Nagari Kambang Utara, Kecamatan Lengayang.

“Ketinggian air mencapai 30-50 cm, menggenangi sekitar 50 unit rumah kampung tersebut dan mengakibatkan kerugian material,” kata Dailipal sebagaimana dikutip dari Singgalang.

Baca Juga:  Total 408 Orang, Kasus Baru Positif Covid-19 Sumbar Mulai Menurun

Dailipal melaporkan bahwa dia bersama timnya telah melakukan peninjauan lapangan dan berkoordinasi dengan tokoh masyarakat dan ninik mamak untuk membersihkan dan memperbaiki saluran air.

“Saya bersama timnya telah melakukan peninjauan lapangan dan berkoordinasi dengan tokoh masyarakat dan ninik mamak untuk membersihkan dan memperbaiki saluran air, ” ujarnya.

Untuk melancarkan aliran air, menurut Dailipal perlu melakukan normalisasi anak sungai yang bermuara di Nagari Kambang Utara Lengayang.

“Kami akan segera melaksanakan musyawarah dengan tokoh masyarakat dan ninik mamak untuk penanganan saluran air dan menghindari banjir di masa depan,” tambahnya.

Banjir ini tidak menyebabkan korban jiwa, namun mengakibatkan kerugian material dan mengganggu aktivitas masyarakat.

Baca Juga:  BPJS Siapkan Program Portabilitas Dalam JKN Jelang Libur Lebaran Idul Fitri 1445 H

Disebutkan, Pemkab Pesisir Selatan melalui camat dan pemerintah nagari berupaya sigap dalam mengatasi bencana banjir yang sering terjadi didua lokasi tersebut.

“Ya, Pemkab Pesisir Selatan melalui camat dan pemerintah nagari berupaya sigap dalam mengatasi bencana banjir yang sering terjadi didua lokasi tersebut, ” ungkapnya.

Masyarakat dihimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti instruksi dari pihak berwenang.

Dailipal menambahkan, pemantauan kondisi cuaca dan banjir akan terus dilakukan untuk menghindari bencana lebih lanjut.
“Betul, pemantauan kondisi cuaca dan banjir akan terus dilakukan untuk menghindari bencana lebih lanjut, ” tutupnya.(*)