PariwisataSumatera Barat

Sumbar Jadikan Desa Wisata Solusi Percepatan Ekonomi Masyarakat

66
×

Sumbar Jadikan Desa Wisata Solusi Percepatan Ekonomi Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Mahyeldi saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Sadar Wisata Bagi Pengelola Desa Wisata Sumbar di Padang, Kamis (9/5/2024).Ist

PADANG-Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menyebut Pemerintah Provinsi sengaja menjadikan pengembangan desa wisata sebagai salah satu prioritas dalam pembangunan daerah.

Sebab pihaknya menilai, dengan demikian akan terbuka peluang ekonomi baru untuk menambah pendapatan masyarakat.

“Pariwisata itu pengaruhnya luas, sangat cocok untuk mempercepat peningkatan ekonomi masyarakat. Oleh sebab itu, kita serius mengembangkan pariwisata berbasis kearifan lokal ini melalui program desa wisata,” kata Mahyeldi.

Hal itu dikatakannya, saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Sadar Wisata Bagi Pengelola Desa Wisata Sumbar di Padang, Kamis (9/5/2024).

Menurutnya, asalkan masyarakat kreatif akan banyak manfaat ekonomi yang bisa diperoleh dari sektor pariwisata tersebut.

BACA JUGA  Keripik Sanjai Tetap Jadi Primadona di Bukittinggi Selama Lebaran 1445H

“Soal peluang ekonomi di pariwisata itu banyak, bisa dengan membuka homestay, warung makan, kerajinan tangan, dan jasa pemandu wisata. Tapi semua itu harus disertai dengan kreatifitas dan semangat melayani, agar wisatawan yang datang nyaman,” kata Mahyeldi.

Selain itu, sambung Mahyeldi, desa wisata juga bisa dijadikan sebagai wadah promosi berbagai produk lokal. Secara kualitas, produk lokal itu tidak kalah dibandingkan produk industri, hanya saja mereka sangat terbatas dari segi jaringan dan pemasaran.

“Bagaimana caranya agar produk lokal bisa muncul dan dikenal banyak pihak, salah satu solusinya ya melalui pemanfaatan desa wisata,”tegas Mahyeldi.

Jika pengembangan desa wisata ini berjalan sesuai harapan, Mahyeldi meyakini bukan hanya ekonomi masyarakat yang akan bertumbuh. Tapi juga akan berdampak positif untuk kelestarian budaya daerah.

BACA JUGA  Pemprov Sumbar Raih Best Exhibitor pada Ajang ASN Cultural Fest 2023

Mahyeldi mengungkapkan, hingga awal Tahun 2024, Sumbar telah memiliki 338 desa wisata. Mengingat besarnya potensi yang dimiliki, Gubernur mengajak para pelaku usaha pariwisata untuk berjuang dan berkolaborasi bersama pemerintah untuk mengembangkan pariwisata daerah.

“Dengan memanfaatkan potensi desa wisata secara optimal, saya yakin kita dapat mencapai tujuan pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif, di mana ekonomi tumbuh seiring dengan pelestarian budaya dan lingkungan,” pungkasnya.

Comment