Peristiwa

Kunjungi Korban Banjir Pasaman, Gubernur Mahyeldi Temukan Indikasi Ilegal Logging

379
×

Kunjungi Korban Banjir Pasaman, Gubernur Mahyeldi Temukan Indikasi Ilegal Logging

Sebarkan artikel ini
Gubernur Mahyeldi Antar Bantuan Kebencanaan untuk Warga Mapat Tunggul Selatan dan Diskusikan Upaya Pembangunan Daerah.Ist

PASAMAN-Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, mengantar langsung bantuan logistik bagi warga Kecamatan Mapat Tunggul Selatan, Kabupaten Pasaman, yang terdampak bencana banjir dan longsor beberapa hari yang lalu.

Selain itu, Gubernur juga terlibat diskusi intensif dengan warga dalam membahas upaya-upaya memajukan daerah tersebut.

“Beberapa hari yang lalu, Nagari Silayang dan Nagari Muaro Sungai Lolo terkena musibah berupa bencana banjir dan longsor. Tak kurang dari 10 titik lokasi bencana yang berdampak langsung pada aktivitas kehidupan warga setempat,” ucap Gubernur Mahyeldi, Kamis (4/1/2024) di SMAN Mapat Tunggul Selatan.

Gubernur menyebutkan, jumlah bantuan yang diantar langsung untuk warga terdiri dari bantuan logistik yang disiapkan oleh Dinas Sosial (Dinsos) Sumbar, senilai Rp39 juta lebih serta bantuan beras sebanyak 2.444 kilogram. Selain itu, Gubernur juga membawa dan menyalurkan bantuan yang bersumber dari BPBD Sumbar, Dinas Kesehatan, dan sejumlah OPD lain.

BACA JUGA  Tiga Pelaku Penganiayaan Kepsek SMA PGAI  Diamankan Polisi

“Di Silayang dan Muaro Sungai Lolo ini, saya juga melihat indikasi penebangan hutan yang turut menyebabkan terjadinya bencana,” ucap Gubernur lagi.

Berdasarkan keterangan Plt. Kepala Dinsos Sumbar Arry Yuswandi melalui Kepala Bidang Linjamsos Andri Yunidal, rincian bantuan logistik yang diserahkan untuk warga Silayang dan Muaro Sungai Lolo antara lain, ratusan paket makanan siap saji, makanan anak, selimut, kasur, family kit, paket sandang, gula, susu, teh, hingga beras.

Aspek Pembangunan Nagari

Selain meninjau lokasi bencan dan menyerahkan bantuan logistik, dalam kunjungannya ke dua nagari di Mapat Tunggul Selatan itu Gubernur juga terlibat diskusi dengan warga.

Terkait upaya-upaya yang perlu ditempuh untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, termasuk dari segi ekonomi, kesehatan, hingga pendidikan.

BACA JUGA  Pastikan Keamanan, Pemprov Sumbar Libatkan TNI dan Polri Pengamanan Penas Tani 2023

“Pendidikan harus terus menjadi fokus kita. Keberadaan sekolah dan kewajiban 12 tahun belajar di Kabupaten Pasaman patut diapresiasi dan ditingkatkan kualitasnya. Sebab, pendidikan adalah dasar bagi kita untuk menghadirkan kehidupan yang lebih baik di masa depan,” kata Gubernur lagi.

Comment