Olahraga

KONI Gelar Bimtek, Kadispora Sebut Olahraga Sumbar Butuh Keharmonisan

229
×

KONI Gelar Bimtek, Kadispora Sebut Olahraga Sumbar Butuh Keharmonisan

Sebarkan artikel ini

PADANG-Mengantisipasi jangan melanggar aspek hukum, KONI Sumbar gelar bimbingan teknis (Bimtek) selama tiga hari di salah satu hotel di Kota Padang, 22-24 Desember 2023. Bimtek yang melibatkan lebih kurang 200 peserta tersebut dibuka Kadispora Sumbar Drs Maifrizon, Jumat sore (22/22/2023).

“Terutama sekali Bimtek ini dilaksanakan menyangkut tata laksana laporan keuangan dana hibah,” ujar Ketua Panpel Dr Donni, kemarin.

Dikatakan Donni, Bimtek akhir 2023, melibatkan 200 peserta, yang terdiri dari Pengprov Cabor, KONI kabupaten dan kota kota dan KONI Sumbar. Kemudian, yang dibahas Bimtek iki ada tiga pokok agenda, organisasi, tata laksana keuangan, rencana strategis dalam menghadapi PON Sumut – Aceh 2024 mendatang.

BACA JUGA  Kejurda Atletik  Dibuka dengan Pelepasan Balon, Budi Syukur : Cabor Atletik Selalu Sumbangkan Medali di PON 

“Dengan kegiatan Bimtek ini, kita harapkan semua pihak memahami tata kelola keuangan dan strategi dalam pembinaan prestasi sehingga mampu meraih prestasi maksimal di PON 2023 mendatang,” ujar Donni.

Ketua KONI Sumbar, Ir Ronny Pahlawan mengatakan, kegiatan ini dalam upaya meningkatkan wawasan organisasi olahraga, dalam memenej keuangan guna memacu prestasi.

Karena, jelang PON 2024 seluruh atlet mengikuti babak kualifikasi PON (BK PON) dalam hal ini babak kualifikasi dan Porwil.

“Pada babak kualifikasi PON 2023, KONI Sumbar telah meloloskan sebanyak 31 Cabor dengan raihan 19 emas. Sedangkan untuk PON 2024 nanti, Sumbar akan turun di 43 Cabor,” ungkap Ronny.

Ronny menambahkan, PON 2024 ini Sumbar berhasil meloloskan Cabor sepakbola dan bola voli, melalui Porwil Sumatera XI 2023 Riau. Sebelumnya, Cabor sepak bola dan bola voli ini Sumbar selalu mentah di ajang Porwil. Bahkan, ada Cabor baru lolos ke PON seperti Khuras dan Kabadi.

BACA JUGA  Alirman Sori Jalan Pagi Bersama Budi Syukur, Ketum DPW PKPS Sumbar

Kemudian, sampai saat ini pelaksanaan PON masih sesuai dengan rencana awal yakni 9 September 2024 dengan pembukaan satu hari sebelum pertandingan.

“Untuk itu, kita harus melakukan segala persiapan untuk menghadapi PON, baik itu tata laksana keuangan serta pembinaan prestasi,” jelasnya.

Pada 2024 menjadi tahun yang berat dalam hal anggaran olahraga Sumbar, karena bertepatan pada Pemilu 2024. Meski begitu, penganggaran kontingen Sumbar menghadapi PON sesuai dengan kebutuhan. Maka untuk menghadang agenda alek olah raga nasional (PON) dibutuhkan dana dengan rang sekitar Rp 20 miliar hingga Rp 25 miliar.

Comment