PADANG – Pertamina mencetak terobosan dengan memproduksi Breezon, refrigeran generasi terbaru yang mendapat apresiasi dari Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah.
Langkah ini dianggap sebagai dukungan konkret terhadap upaya Pemprov Sumbar dalam menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan ramah lingkungan.
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, memberikan penghargaan terhadap langkah inovatif Pertamina yang menghasilkan Breezon sebagai refrigeran generasi terbaru yang lebih hemat, aman, dan ramah lingkungan.
Dimulainya penerapan Breezon (brezonisasi) di lingkungan perkantoran Pemprov Sumbar dianggap sebagai tindakan nyata dalam mendukung kepedulian Pertamina dan Pemprov Sumbar terhadap lingkungan.
Penghargaan diberikan dalam acara “Breezon goes to Sumatera Barat – Seremonial Apresiasi dan Kick Off Breezonisasi untuk Pemda yang Lebih Hijau dan Ramah Lingkungan” pada Senin (18/12/2023) di Hotel Truntum Padang.
Gubernur Mahyeldi dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumbar, Asben Hendri, menerima penghargaan sebagai tokoh peduli dan pendukung Breezonisasi di Sumbar.
Dalam sambutannya, Gubernur Mahyeldi menyatakan bahwa menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat merupakan bagian dari ikhtiar sebagai orang beriman.
Ia mengapresiasi upaya Pertamina melalui produk Breezon, sejalan dengan langkah Pemprov Sumbar dalam menyediakan sumber energi ramah lingkungan.
Gubernur Mahyeldi meyakini kehadiran Breezon akan berkontribusi nyata dalam mengurangi emisi karbon dan menekan dampak buruk efek rumah kaca.
Pemprov Sumbar bersyukur atas kerja sama dengan Pertamina melalui DLH, yang telah memulai penggunaan Breezon untuk pendinginan ruang perkantoran.
“Berdasarkan pengukuran indeks global warming, penggunaan Breezone lebih efisien 30 persen dibanding refrigeran lain, mampu menghemat listrik perkantoran hingga 20-30 persen. Jumlah OPD di Sumbar mencapai lebih dari 50, belum termasuk sekolah dan instansi pusat. Jika semuanya mengadopsi Breezon, efisiensi dan keberlanjutan akan jauh lebih optimal,” ungkap Gubernur.
Sementara itu, SVP Research and Technology Innovation Pertamina, Oki Muarza, melalui perwakilan VP Downstream Research and Technology Innovation, Ismal Gamar, menyatakan komitmen Pertamina untuk terus berinovasi dalam energi baru terbarukan.
Breezon, sebagai produk inovatif, dihasilkan secara lokal dari kilang-kilang Pertamina, menunjukkan 100 persen produksi dalam negeri, berbeda dengan produk sejenis yang umumnya diimpor.
Ismal Gamar menegaskan rasa syukur Pertamina atas sambutan hangat Pemprov Sumbar terhadap Breezon, yang pertama kali digunakan di DLH Sumbar.
Ia berharap, ke depannya, semakin banyak perkantoran di Sumbar yang menggunakan Breezon sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap penggunaan energi yang ramah dan hemat.(Bdr)







