Peristiwa

Study Pers ke Kota Pakanbaru, Wartawan Bukittinggi Dapatkan Fakta Ini

195
×

Study Pers ke Kota Pakanbaru, Wartawan Bukittinggi Dapatkan Fakta Ini

Sebarkan artikel ini

PEKANBARU – Pemko Pekanbaru, Provinsi Riau melakukan penyaringan berita hoax dan viral, dengan memanfaatkan Artificial Intelligence (AI).

“Dengan AI itu sehingga mempermudah kami dalam menyeleksi berita hoax dan viral,” ujar Plt. Sekretaris Diskominfotiksan Kota Pekanbaru, Darma Alam, Kamis (23/11/2023).

Hal itu disampaikan Darma Alam di Ruangan Multimedia Gedung Perkantoran Tenayan Kota Pekanbaru, saat menerima kunjungan Diskominfo dan wartawan Bukittinggi.

Dikatakan, untuk biaya AI setiap bulannya telah mengeluarkan anggaran Rp15 juta.

Ia menyampaikan, insan pers di Pekanbaru ada sekitar 5 ribu jurnalis, yang bisa dirangkul untuk kerjasama sebanyak 350 jurnalis.

“Disini lah fungsi kami di Diskominfo untuk meliterasi masyarakat Kota Pekanbaru, dengan sajian informasi yang baik dan benar, dengan berusaha menyaring informasi hoax,” paparnya.

BACA JUGA  Akan Didalami, Polda Sumbar Sudah Kantongi Dalang di Balik Unjuk Rasa Warga Air Bangis Pasaman Barat

Ia menyebutkan, dengan menggunakan kata kunci kepala daerah atau sekda kota Pekanbaru, setiap pagi paling lambat jam 10, sudah bisa mendapatkan informasi berita hoax, dan berita yang akan viral, terutama jika menyangkut nama kepala daerah.

“Kami sudah bisa menyuguhkan data lengkap dan akurat, sebanyak 100 berita online hoax atau viral setiap hari,” ungkapnya.

Untuk diketahui, luas kota Pekanbaru hampir seluas Jakarta, 632,26 km persegi. Terdapat sebanyak 15 kecamatan, 83 kelurahan 83, dengan 786 RW dan sejumlah 3.078 RT. (ask)

Comment