Peristiwa

Jangan Pekerjakan Anak di Bawah Umur, Perusahaan Harus Perhatikan Keselamatan Pekerja

400
×

Jangan Pekerjakan Anak di Bawah Umur, Perusahaan Harus Perhatikan Keselamatan Pekerja

Sebarkan artikel ini
Gubernur Mahyeldi saat Malam Anugerah Penghargaan Paritrana Award Tahun 2022, Pemberian Penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Tahun 2023, serta Penyerahan Penghargaan atas Komitmen Perusahaan Sektor Perkebunan Kelapa Sawit untuk Tidak Melibatkan dan Mempekerjakan Anak Tahun 2023, di Hotel Pangeran Beach, Padang, Senin (4/9/2023) malam.Ist

PADANG – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah mengingatkan perusahaan atau pemberi kerja di Sumbar untuk terus mengutamakan keselamatan bagi para pekerja. Selain itu, Gubernur dengan tegas mengingatkan para pemberi kerja agar terus menjaga komitmen untuk tidak melibatkan dan mempekerjakan anak-anak.

Penegasan itu disampaikan Gubernur Mahyeldi saat Malam Anugerah Penghargaan Paritrana Award Tahun 2022, Pemberian Penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Tahun 2023, serta Penyerahan Penghargaan atas Komitmen Perusahaan Sektor Perkebunan Kelapa Sawit untuk Tidak Melibatkan dan Mempekerjakan Anak Tahun 2023, di Hotel Pangeran Beach, Padang, Senin (4/9/) malam.

“Malam ini kita menyerahkan penghargaan dan apresiasi kita kepada perusahaan yang terus mengutamakan pentingnya perlindungan dan keselamatan kerja di lingkungan perusahaan atau lini usaha masing-masing. Selain itu, kita juga terus memantau kepatuhan perusahaan di Sumbar untuk tidak mempekerjakan anak-anak,” ucap Gubernur.

BACA JUGA  Cabuli Anak Tiri, Ayah Sambung Dibekuk Polisi di KPGD Solsel 

Gubernur mengingatkan, bahwa melindungi kesehatan dan keselamatan para pekerja sama artinya dengan melindungi kesehatan dan keselamatan keluarga yang menunggu para pekerja itu di rumah masing-masing. Sembari juga menjaga agar aktivitas dan produktivitas perusahaan terus berjalan sebagaimana mestinya.

“Selain itu, perusahaan atau lini usaha kecil mana pun di Sumbar tidak kita benarkan mempekerjakan anak. Sebab, anak-anak itu haknya adalah belajar dan bermain, bukan bekerja. Mereka harus kita jaga dan kita didik sebaik mungkin, karena mereka adalah calon pemimpin bangsa ini di masa yang akan datang,” kata Gubernur lagi.

Di samping itu, Gubernur juga mengingatkan perusahaan dan para pemberi kerja di Sumbar untuk segera menunaikan apa yang menjadi kewajiban perusahaan terhadap para pekerja. Sebab, pemenuhan hak pekerja bukan saja diatur oleh negara melalui undang-undang, tetapi juga bagian dari pelaksanaan perintah agama.

BACA JUGA  Soal Penggeledahan Kantor Dinkes, Wako Erman Safar Bersikap Kooperatif

“Dalam Islam diajarkan, bayarlah upah pekerja sebelum keringat mereka mengering. Itu ketentuan agama yang wajib kita patuhi dan amalkan. Bahkan, perusahaan dan pemberi kerja harus senantiasa meningkatkan apresiasinya kepada pekerja. Pemprov Sumbar terus memantau pelaksanaan kewajiban perusahaan ini, sebab tujuan negara adalah mensejahterakan masyarakat,” ucap Gubernur lagi.

Comment